Kemensos Cari 16.092 Orang Untuk Jadi Pendamping PKH

Editor : Lucky
Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos (foto: www.pkhdaily.com)
Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos (foto: www.pkhdaily.com)

Online24, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan rekrutmen pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) sejak awal Oktober 2017 ini. Tidak tanggung-tanggung, Kemensos mencari 16.092 orang untuk menjadi Pendamping PKH.

Jumlah yang dibutuhkan masing-masing 14.227 orang pendamping sosial, 877 orang pekerja Sosial Supervisor, 77 Administrator, 607 orang Database 607, dan Asisten Pendamping sebanyak 172 orang bagi TKSK.

Penerimaan ini sebagai persiapan menjelang perluasan jangkauan PKH yang kini jumlahnya bertambah menjadi 10 juta pada 2018, naik dari sebelumnya 6 juta.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kementerian Sosial, Harry Hikmat mengatakan, rekrutmen ini dalam rangka perluasan program PKH. Selain itu, juga untuk mengimbangi penambahan keluarga penerima manfaat (PKPM) PKH di tahun 2018 yang diterbitkan 10 juta.

“Peran pendamping sangat vital karena menentukan keberhasilan program PKH di tengah masyarakat,” ungkap Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kementerian Sosial, Harry Hikmat, Jumat (6/10/2017).

“Kebutuhan formasi sudah diumumkan melalui laman www.kemsos.go.id sejak 7 Oktober 2017,” terangnya.

Sementara pendaftaran, lanjut Harry, menggunakan aplikasi berbasis Android dengan nama “Seleksi SDM PKH Tahun 2018” yang dibuka mulai 9 Oktober 2017 pukul 00:00 WIB.
Selain itu, Kemensos RI juga akan merekrut koordinator kabupaten/kota sebanyak 193 orang, dan koordinator wilayah sebanyak sembilan orang, serta tujuh orang koordinator regional.

Adapun syarat yang ditentukan, kata Harry, untuk Pendamping Sosial adalah pendidikan terendah Diploma IV/ S1 pada rumpun ilmu-ilmu sosial, diutamakan jurusan Pekerjaan Sosial/Ilmu Kesejahteraan Sosial. Sedangkan persyaratan untuk Pekerja Sosial Supervisor hanya untuk pendidikan terendah Diploma IV/ S1 Ilmu Pekerjaan Sosial/ Ilmu Kesejahteraan Sosial.(*)