Polda Sulsel Limpahkan Berkas Perkara Dugaan Korupsi Pipa Air Ditjen Cipta Karya

Reporter :
Editor : Lucky

Tim Tipikor Polda Sulsel menyita sejumlah dokumen dan barang dari kantor Direktorat Jenderal Cipta Karya
Tim Tipikor Polda Sulsel menyita sejumlah dokumen dan barang dari kantor Direktorat Jenderal Cipta Karya

Online24, Makassar – Berkas perkara tujuh orang tersangka dugaan korupsi pengembangan Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) Provinsi Sulawesi Selatan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PU-PR, akhirnya dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Sulselbar.

Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, mengatakan jika saat ini penyidik tinggal menunggu petunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelum akhirnya dinyatakan lengkap (P21).

“Berkas kasus Cipta Karya sudah dilimpahkan tahap satu. Sudah beberapa waktu lalu, saya lupa pastinya. Jadi kita tinggal tunggu petunjuk jaksa, nanti saya lihat lagi,” kata Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, Senin (9/10/2017).

Ketujuhnya adalah Kepala Satker yang juga Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Kaharuddin, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Ferry Nasir, serta Mukhtar Kadir dan Andi Kemal selaku pejabat pengadaan, Andi Murniati selaku bendahara, Muh Aras selaku penyedia, dan terakhir Rahmad Dahlan yang juga dijerat lantaran ikut bertandatangan dalam dokumen proyek.

Diberitakan sebelumnya, penyidik menetapkan tujuh orang tersangka kasus yang menelan anggaran Rp 3,7 miliar terhadap penyedia air minum 21 paket yang disebar di sepuluh kabupaten/kota. Namun, hingga masa waktunya habis proyek tersebut tidak ada atau nihil sehingga menyebabkan kerugian negara dari anggaran APBN Tahun 2016 sebesar Rp 2,466 miliar.(*)