Jelang Pilkada Ini Permintaan KPU Provinsi Sulsel Ke KPU Sidrap

Reporter :
Editor : Muhammad Tohir
KPU Sidrap Lunching Tahapan Dan Maskot Pilkada
KPU Sidrap Lunching Tahapan Dan Maskot Pilkada

Online24,Sidrap-Jelang Pilkada Sidrap, Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Sidrap harus bersinergi dengan semua pihak karena masyarakat membutuhkan transparansi dari penyelenggraan Pilkada sehingga kinerjanya harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Hal itu dikatakan Ketua KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Drs. Iqbal Latief, saat meng hadiri Lunching tahapan pilkada dan mascot pilada KPU Sidrap, Senin (9/10/2017),

Menurut Iqbal Latief Pilkada serentak saat ini ritmenya lebih tinggi karena bersamaan dengan Pilgub, sehingga pada pelaksanaannya tidaklah mudah, untuk itu harus dilakukan senergitas semua pihak.

Perkembangan politik di Sidrap kata dia sangat demokratis hal tersebut dapat dilihat dari indikatornya yakni bagaimana masyarakat mempersiapkan calon pemimpin untuk lima tahun kedepan

Diketahui bahwa lima tahun yang lalu Sidrap menempati nomor dua dengan tingkat jumlah peserta Pasangan calon Bupati yakni ada 7 calon setelah Makassar yakni 10 calon, dan hal ini menunjukan politik yang sangat demokratis.

“Tiga hari kedepan KPU akan melakukan proses rekrutmen PKK dan PPS karena mereka adalah ujung tombak dari penyelenggaraan Pemilu, karena selalu rawan dari intervensi yang bisa mencederai Pilkada itu sendiri,”ungkapnya

Dalam proses rekrutmen harus dikawal semua pihak, harus punya integritas yang baik, pemahaman tentang regulasi yang ada dan mempunyai moral yang baik, sehingga mempunyai penyeleengara yang kredibel dan berintergritas.

“Tantangan besar dalam penyelenggaraan Pilkada yakni fakta proses dari perekaman E-KTP masih belum baik 100 persen, masih banyak masyarakat yang belum terekam, karena persyaratan menjadi pemilih tetap harus mempunyai E-KTP, Untuk itu, kami mengharapkan Pemerintah Kabupaten Sidrap agar bisa mendorong Dukcapil untuk lebih pro aktif dalam memaksimalkan perekaman E-KTP,”Harapnya.

Selain itu lanjutnya, tantangan lainnya yakni tingkat partisipasi masyarakat dalam beberapa Pilkada maupun Pilgub mengalami penurunan yang cukup signifikan dari 72 % turun menjadi 70 %.

“Apabila Pilkada tahun ini turun lagi maka berarti hal tersebut tidak terlepas dari dinamika politik di negeri ini. Maka dari itu kita sebagai penyelenggara Pilkada harus meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pilkada.” Tandasnya.

Ketgam : Suasana launching Tahapan dan Maskot  Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018.