PSM Diimbangi Lapis Kedua Borneo FC

Reporter :
Editor : ifan Ahmad
 PSM Makassar U-19 ditahan imbang 1-1 saat melakoni laga penutup penyisihan Grup 3 Liga U-19 kontra Borneo FC U-19 di Stadion Andi Mattalatta, Senin (9/10/2017) sore.
PSM Makassar U-19 ditahan imbang 1-1 saat melakoni laga penutup penyisihan Grup 3 Liga U-19 kontra Borneo FC U-19 di Stadion Andi Mattalatta, Senin (9/10/2017) sore.

Online24, Makassar – PSM Makassar U-19 ditahan imbang 1-1 saat melakoni laga penutup penyisihan Grup 3 Liga U-19 kontra Borneo FC U-19 di Stadion Andi Mattalatta, Senin (9/10/2017) sore.

Meski menguasai jalannya laga, Ramang Muda sempat tertinggal lewat gol Borneo FC yang dicetak Dody Alfayed di menit ke-63. Beruntung PSM U-19 mendapat hadiah penalti usai Ayyub Iwangin dijatuhkan di kotak terlarang di penghujung laga.

Muhammad Fauzan yang maju sebagai eksekutor, sukses mengkonversi menjadi gol dimenit 92. Skor imbang 1-1 menutup pertandingan.

Pelatih Borneo FC, Ricky Nelson, mengaku puas dengan hasil tersebut karena komposisi pemain yang diturunkan memang hanya lapis kedua. Ricky ingin menjadikan dua laga tersisa sebagai ajang evaluasi jelang tampil di babak delapan besar Liga U-19.

“Sejak kami lolos ke delapan besar di partai kedelapan, kami fokus ingin memberi jam terbang untuk membangun mental bermain pemain yang jarang tampil. Pada prinsipnya, kami memang mensetting lebih bertahan untuk pembelajaran di laga away,” jelasnya.

Sementara itu, juru taktik PSM U-19, Imran Amirullah, mengakui jika timnya tampil tidak sesuai arahannya. Alhasil, meski mendapat sejumlah peluang, gol baru bisa diciptakan lewat titik penalti.

“Pemain tidak menjalankan sesuai taktikal yang kami buat. Mereka bermain tanpa organisasi. Supportnya jauh antara lini depan dan belakang sehingga mereka frustasi dan memilih bermain individu,” kata Imran.

Hasil itu membuat Pasukan Ramang Muda menutup penyisihan Grup 3 di posisi juru kunci. Dari 10 laga yang dilalui, Christian Viola dkk hanya mengumpulkan 7 poin hasil lima kekalahan, empat hasil imbang dan sekali menang.

Dipastikan tidak lolos, Imran mengatakan jika tak tahu akan dikemanakan para pemain PSM U-19 ini. Namun, jika kembali dipercaya menangani Ramang Muda, Imran menegaskan akan melakukan perombakan komposisi pemain.

“Kedepannya saya belum tahu. Kalaupun ada kelanjutannya, akan kita pertahankan pemain potensial dan akan kita carikan pengganti yang memang kurang,” jelasnya.

Sementara di kubu tamu, hasil imbang itu membuat Borneo FC mengunci posisi puncak klasemen Grup 3 dengan 21 poin, hasil dari 6 kemenangan, tiga imbang dan hanya sekali kalah. Berhak melaju ke babak delapan besar Liga U-19, membuat Borneo FC akan menambah kekuatan timnya.

“Ada beberapa pemain baru akan kita coba lagi melawan Thailand U-19. Kita akan kembali besok ke Samarinda dan menghadapi Thailand. Disitu akan kita dapatkan gambaran tim untuk delapan besar,” tandas Ricky.