Relawan NH-Aziz Siap Semarakkan Pesta Rakyat di Bone 14 Oktober Mendatang

Editor : Lucky

Online24, Makassar – Tidak salah bila Kabupaten Bone, Sulsel, menjadi salah satu basis pemenangan pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz). Tim keluarga dan sahabat maupun relawan NH-Aziz di Bumi Arung Palakka memang sangat mengakar. Mereka sangat solid dalam memenangkan pasangan nasionalis-religius tersebut pada Pilgub Sulsel 2018.

Soliditas dan kekompakan itu siap diperlihatkan kembali relawan NH-Aziz pada acara pesta rakyat di Lapangan Palattae, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sabtu (14/10/2017) nanti. Puluhan ribu relawan NH-Aziz siap menyemarakkan kegiatan yang dilaksanakan oleh anggota DPR-RI, Andi Rio Padjalangi, bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Dalam acara yang diprakarsai Andi Rio Padjalangi itu beragam kegiatan diagendakan untuk masyarakat Bone. Mulai dari adventure, pagelaran seni dan budaya hingga dangdutan.

“Pesta rakyat itu untuk semua masyarakat, termasuk relawan tim saya maupun NH-Aziz. Semuanya sama-sama ikut merayakan,” kata Rio, Rabu (11/10/2017).

Menurut Rio, pelaksanaan pesta rakyat di Lapangan Palattae pastinya berlangsung semarak. Selain akan dipadati puluhan ribu relawan NH-Aziz, kegiatan tersebut diprediksi akan “diserbu” masyarakat yang ingin merayakan malam minggu.

“Pasti ramai nanti. Paling sedikit itu ya puluhan ribu orang dari berbagai elemen, termasuk relawan NH-Aziz,” tuturnya.

Bukan kali pertama Rio memprakarsai kegiatan untuk masyarakat Bone. Sebelumnya, politikus Partai Golkar itu juga menyerahkan bantuan 22 traktor tangan kepada petani di Bone pada 10 September lalu. Adapun bantuan tersebut diakuinya tidak lepas berkat campur tangan NH yang merupakan Ketua Harian DPP Golkar.

Figur NH memang merupakan jaminan untuk perubahan Sulsel. Dengan jaringan yang luas di pemerinah pusat, NH diyakini mampu merealisasikan seluruh programnya, termasuk Gerakan Bangun Kampung yang disebut Rio merupakan inovasi brilian.

“Program bangun kampung NH-Aziz itu tidak main-main. Pembangunan memang akan difokuskan di kampung berbasis pembangunan infrastruktur, kerakyatan, dan kearifan lokal,” pungkasnya.(*)