Alur Meminta Pelaku Kekerasan Terhadap Jurnalis Ditindak Tegas

Reporter :
Editor : Lucky
Hery Syahrullah
Hery Syahrullah

Online24, Pinrang – Aksi intimidasi dan kekerasan yang dilakukan anggota kepolisian kepada wartawan di Banyumas mendapat kecaman dari berbagai daerah. Aliansi Jurnalis Peduli Pinrang (Alur) pun turut mengecam tindakan oknum personel polisi yang melakukan tindak kekerasan kepada wartawan tersebut.

“Sebagai bentuk solidaritas, kami tentu mengecam tindakan oknum polisi yang melakukan intimidasi dan kekerasan kepada wartawan di Banyumas,” kata anggota Alur, Hery Syahrullah, Kamis (12/10/2017).

Hery menegaskan, seyogyanya jurnalis tak boleh dihalangi atau pun diintimidasi saat menjalankan tugasnya.

“Kerja jurnalis itu dilindungi undang-undang. Siapapun yang menghalangi kerja jurnalis, tentu itu masuk dalam kategori tindakan melawan hukum,” ujarnya.

Lagi pula, tegas Hery, dalam Protap No 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri diatur bahwa setiap anggota Polri yang melaksanakan tugas harus secara profesional dan prosedural.

“Jika ada aparat yang melakukan tindakan kekerasan seperti pengeroyokan dan penganiayaan, tentu hal itu melanggar kode etik dan tidak prosedural,” tegasnya.

Bahkan, lanjut Hery, harus dikenakan sanksi berdasarkan Pasal Pen 170 junto Pasal 351 tentang pengeroyokan dan penganiayaan.

“Kami cuma berharap, polisi bertindak tegas terhadap oknum petugas yang melenceng dari tugas sucinya sebagai pengayom. Semoga tak ada lagi kejadian serupa,” pungkasnya.(*)