AFP Sulsel Harap Liga Nusantara Dapat Melahirkan Pengganti Pinky Boys

Reporter :
Editor : ifan Ahmad

Wakil Ketua AFP Sulsel, Ahmad Susanto
Wakil Ketua AFP Sulsel, Ahmad Susanto

Online24, Makassar – Asosiasi Futsal Provinsi Sulawesi Selatan (AFP Sulsel) kembali menggulirkan Liga Nusantara Futsal 2017 Regional Sulsel. Kejuaraan ini akan diikuti 24 klub terbaik dari kabupaten/kota se-Sulsel mulai 24-28 Oktober 2014 di GOR Unhas.

Wakil Ketua AFP Sulsel, Ahmad Susanto mengatakan, kejuaraan yang sempat fakum selama tiga tahun ini kembali digulir setelah pihaknya mendapat lampu hijau dari Federasi Futsal Indonesia (FFI) yang diketua Hary Tanoesoedibyo.

“Terakhir kita gelar Liga Nusantara tahun 2014. Sudah tiga tahun kita tidak diberi jatah. Namun Alhamdulillah setelah AFP Sulsel kembali jalan, kita diberi kesempatan FFI. Dengan bergulirnya kembali kejuaraan ini, AFP Sulsel bisa meloloskan satu klubnya tampil liga profesional Indonesia. Terakhir kita punya Pinky Boys di liga, tapi sekarang sudah tidak ada lagi,” ungkap Ahmad saat jumpa pers di bilangan Jalan Bontolempangan, Kamis (12/10/2017).

Adapun 24 klub peserta pada Liga Nusantara Futsal 2017 ini berasal dari klub yang terdaftar di AFP Sulsel. “Kita punya 13 klub yang terdaftar di asosiasi. Mereka kita prioritaskan, dan enam klub diantaranya bersedia ikut. Sisanya, klub lain kita seleksi yang memenuhi kriteria baik dari segi finansial maupun administrasi,” jelasnya.

Terkait persyaratan pemain, AFP Sulsel memperbolehkan setiap klub merekrut pemain lokal maupun asing. “Asalkan mereka berusia maksimal 23 tahun dan belum pernah tampil di liga profesional Indonesia,” tambahnya.

Selanjutnya, pemenang dari regional Sulsel akan melaju ke 32 besar Indonesia dan akan dibagi ke dalam empat wilayah atau grup. “Di wilayah tiga atau Grup C, Sulsel dipercaya menjadi tuan rumah bersama Jatim, Gorontalo, Papua, NTB, Sultra, Kalimantan Utara, Maluku Utara,” rinci Ahmad.

Dari keempat grup tersebut, dua perwakilan dari tiap grup akan masuk ke delapan besar, kemudian kembali dipertandingkan. Selanjutnya, empat klub terbaik berhak masuk di liga profesional Indonesia.

Selain itu, harapan lain yang disematkan AFP Sulsel adalah terjadi pembinaan pemain muda yang bisa memperkuat Sulsel di Kejurnas maupun di PON XX Papua tahun 2020 nanti.

“Kita berharap melalui kejuaraan ini, pembinaan bisa jalan. Kita mau memberi kesempatan kepada pemain yang belum pernah tampil di klub profesional sehingga bisa direkrut memperkuat Sulsel dan bisa mempersembahkan medali di setiap kejuaraan nasional,” tandasnya.