Anggaran Belum Ada, Polda Sulsel Belum Petakan ‘Zona Merah’ Pilkada

Editor : ifan Ahmad
Kapolda Sulsel, Irjen Muktiono (kiri, menunduk) dan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani (tengah)
Kapolda Sulsel, Irjen Muktiono (kiri, menunduk) dan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani (tengah)

Online24, Makassar – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dalam hal ini Kapolda Sulsel, Irjen Pol Muktiono, mengaku masih mengkaji 12 daerah di Sulawesi Selatan yang dinilai rawan konflik pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya meminimalisir gangguan kamtibmas terhadap pelaksanaan pilkada mendatang.

“Tugas saya nanti memetakan daerah yang rawan, untuk dilakukan upaya-upaya dalam rangka meminimalisir gangguan pada pelaksanaan pilkada, dan itu sementara kita kerjakan,” kata Muktiono, Kamis (12/10/2017).

Ia pun mengatakan saat ini anggaran yang sebelumnya diusulkan sebesar Rp 203 miliar kepada Badan Anggaran DPRD Sulsel hingga saat ini belum ada putusan inkrah.

“Anggaran sudah kita ajukan tapi belum ada putusan sampai sekarang, ini adalah upaya kita untuk bisa mengcover semua kegiatan pengamanan pilkada nantinya,” tutupnya.