Terbukti Bersalah, Dua Penyidik ‘Nakal’ Polda Sulsel Segera Disidang

Editor : Asri Muhammad
Tersangka Alexander, pemilik gudang obat daftar G, saat diamankan beberapa waktu lalu
Tersangka Alexander, pemilik gudang obat daftar G, saat diamankan beberapa waktu lalu

Online24, Makassar – Dua penyidik nakal Direktorat Narkoba Polda Sulsel yang diperiksa Propam atas kasus penangguhan tahanan Alexander Sirua alias Alex (56), terbukti tidak profesional dalam menangani kasus.

Hal tersebut disampaikan Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Tri Atmodjo, saat dikonfirmasi kemarin, Kamis (12/10/2017).

Tri menyebutkan, untuk menjatuhkan sanksi kepada kedua tersangka, penyidik tinggal melengkapi berkas keduanya tersangka sebelum akhirnya diberikan ke pimpinan dan dilakukan sidang kode etik.

“Belum ada sanksi, harus sidang dulu baru ada sanksi, yang jelas itu hasil pemeriksaan. Nanti kita sidang baru kita jatuhkan hukuman, yang jelas mereka terbukti tidak profesional dalam penanganan kasusnya,” kata Tri.

Dua penyidik nakal yang diperiksa propam memiliki peranan penting dalam penanganan kasus Alex, pemilik gudang obat ‘G’ yang terletak di Jalan Malengkeri, Makassar, Sulawesi Selatan.

Keduanya memiliki jabatan penting yakni sebagai kasubdit dan kanit di Direktorat Narkoba Polda Sulsel. Atas itu, mereka menyalahgunakan kekuasaannya sebab melakukan penangguhan tahanan terhadap Alex tanpa sepengatahuan pimpinan, dalam hal ini Direktur Ditresnarkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Eka Yudha Satriawan.

Dalam laporannya, penyidik sudah melakukan pelimpahan tahap dua terhadap kasus yang menjerat Alex sebagai tersangka, namun belakangan? keduanya ketahuan tengah memberikan penangguhan penahanan terhadap Alex.

Saat ini, Alex sudah di tahan di Rutan Klas I Makassar sebagai tahanan kejaksaan, dan dan waktu dekat akan mengikuti sidang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.