Kapolda Sulsel Minta Kapolrestabes Makassar Untuk Berbaur ke Masyarakat

Editor : Asri Muhammad

Kapolda Sulsel Minta Kapolrestabes Makassar Diminta Berbaur ke Masyarakat
Kapolda Sulsel Minta Kapolrestabes Makassar Diminta Berbaur ke Masyarakat

Online24, Makassar – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol Muktiono, meminta kepada seluruh aparat kepolisian untuk turun langsung ke masyarakat, terkhusus Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Anwar Effendi.

Hal tersebut harus dilakukan untuk lebih mengetahui? kondisi perubahan sosial yang terjadi di masyarakat, serta sebagai upaya untuk meminimalisir tindak kejahatan di masyarakat.

“Kita harus lebih banyak turun ke lapangan, berbaur ke masyarakat agar kita bisa mengetahui apa yang terjadi di masyarakat, dengan banyak kita turun ke lapangan mudah-mudahan perkembangan di dunia kejahatan bisa dideteksi sedini mungkin,” kata Muktiono, Jumat (13/10/2017).

Menurutnya, pekerjaan polisi tidak ada habisnya. Untuk itu, aparat kepolisian mempunyai kewajiban untuk menjaga situasi keamanan daerah agar tetap kondusif.

Untuk itu, polisi yang bertindak sebagai penegak hukum dituntut untuk cerdas dalam membaca situasi perubahan sosial.

“Yang harus kita ikuti adalah pengembangan zaman, sekarang terjadi perubahan sosial yang sangat besar yang sedang terjadi di masyarakat,” lanjutnya.

“Sebagai polisi yang bertugas memelihara kamtibmas, penegakan hukum, melindungi dan mengayomi masyarakat kita harus pandai dan harus cerdas untuk bagaimana melakukan berbagai upaya mengamankan dan mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi perubahan sosial yang terjadi di masyarakat,” sambungnya.

Situasi kamtibmas di Makassar saat ini, kata Muktiono, masih dalam kategori kondsif, hal tersebut merupakan kontribusi dari kerja keras Kapolrestabes Makassar yang lama, Kombes Pol Endi Sutendi, yang saat ini diamanahkan sebagai Wakapolda Sulawesi Barat. Untuk itu, apa yang sebelumnya dilakukan Endi Sutendi diharapkan bisa diteruskan oleh pejabat baru, dalam hal ini Kombes Pol Anwar Effendi.

“Sebagai pejabat baru adalah sebuah kewajiban untuk meneruskan apa yang telah sebelumnya dicapai pejabat lama, dan menciptakan situasi yang lebih kondusif di kota Makassar,” tutupnya.