Tandang ke Borneo Jadi Batu Sandungan Bagi Tim Papan Atas Liga 1

Editor : Fahmi
Pemain PSM Makassar, Rizky Pellu bersalaman dengan pilar Barito Putera, Rizky Pora

Online24, Makassar – Tim asal Kalimantan menjadi momok bagi penghuni papan atas Liga 1 Indonesia 2017. Pusamania Borneo FC, Barito Putera, dan Persiba Balikpapan berhasil menumbangkan tiga kandidat juara saat tandang ke Borneo, sebutan pulau Kalimantan.

PSM Makassar menjadi tim yang pertama kali merasakan ketangguhan salah satu tim asal pulau Borneo tersebut. Rekor sempurna skuad Juku Eja dimana 10 pertandingan tanpa kekalahan di putaran kedua, harus kandas di Stadion Segiri markas Pusamania Borneo FC setelah ditaklukkan 2-3.

Korban selanjutnya adalah Bhayangkara FC. The Guardian yang juga punya rekor bagus di sepanjang paruh kedua, juga harus rusak di kandang Barito Putera. Tim besutan Simon McMenemy kalah di pekan ke 29, Minggu (15/102017) lalu dengan skor tipis 0-1. Kekalahan ini membuat mereka gagal menjauh dari kompetitor.

Korban ketiga yang juga merupakan tim penghuni papan atas, Bali United, juga harus mengakui ketangguhan Persiba Balikpapan. Irfan Bachdim dkk memyerah 2-3 meski sebelumnya sempat unggul saat bentrok di Stadion Batakan, Senin (16/10/2017) lalu.

Atas hasil minor ke tiga tim papan atas ini, membuat perburuan gelar masih akan memanas hingga menjelang akhir Liga ini. Hanya saja, bagi Coach PSM, Robert Alberts, hasil minor dua pesaingnya di Kalimantan ini, sekaligus menjadi warning bagi skuadnya.

Menurut dia, hasil ini akan masuk dalam catatannya. Terutama sebagai bahan untuk menghadapi Barito Putera. “Dari dulu memang saya selalu melihat Barito Putera sebagai tim yang stabil. Kita harus hati-hati saat ke sana,” ujar Robert Alberts.

Eks pemain PSM era 90-an Faisal Maricar, menegaskan bahwa Hamka Hamzah dkk tidak hanya harus waspada pada Barito Putera saat tandang ke markas mereka. Tapi juga kepada Persiba Balikpapan yang berhasil mengandaskan Bali United, tim paling agresif.

“Persiba ini kalau mainnya seperti itu terus, baik di kandang maupun tandang bahaya juga untuk tim lain,” kata Faisal saat ditemui di bilangan Jalan Andi Mappanyukki, Makassar, belum lama ini.

Menurut Faisal, daya tempur mereka yang menunjukkan tren baik salah satunya disebabkan oleh motivasi mereka untuk keluar dari zona degradasi. Saat ini Persiba berada di posisi ke 17 dengan 23 poin.