Rapimnas BEM RI di Kampus UIT Tuai Kecaman

Reporter :
Editor : ifan Ahmad

panitia inti Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Ke-1 Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Indonesia (BEM RI) menjelaskan mengenai kegiatan  Rapimnas BEM RI saat konferensi pers di Kampus V Universitas Indonesia Timur, Jalan Abdul Kadir, Makassar, Minggu (22/10/2017).
panitia inti Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Ke-1 Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Indonesia (BEM RI) menjelaskan mengenai kegiatan Rapimnas BEM RI saat konferensi pers di Kampus V Universitas Indonesia Timur, Jalan Abdul Kadir, Makassar, Minggu (22/10/2017).

Online24, Makassar – Rapimnas BEM RI ke 1 yang bakal di selenggarakan di kampus 5 Universitas Indonesia Timur (UIT), Jalan Abdul Kadir, Makassar, mendapat kecaman dari beberapa Ketua lembaga yang ada di UIT itu sendiri.

Kegiatan yang di agendakan dibuka pada Senin (23/10/2017) besok, rencananya akan di hadiri oleh orang nomor 2 di Indonesia, yakni Wapres Jusuf Kalla, dan beberapa delegasi perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

Siapa sangka kegiatan yang berstandar Nasional tersebut mendapat kecaman dari beberapa ketua lembaga beserta KBM yang ada di UIT.

Sebut saja Fakultas Kebidanan, Fakultas Pisikologi, Fakultas Pertanian, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Sospol,  Farmasi, dan PAI. Mereka menilai penyelengara kegiatan tersebut telah cacat adminstrasi dalam organisasi yang ada di UIT.

“Kenapa tidak, cacat status BEM UIT sudah hampir 3 tahun fakum namun setelah adanya kegiatan ini tiba-tiba muncul orang yang mengatasnamakan BEM UIT (presma) tanpa melalui pemilihan secara demokrasi yang sudah dilakukan secara turun-temurun,” ucap salah satu Ketua Lembaga dalam rapat konsolidasi seluruh Ketua Lembaga UIT, Minggu (22/10/2017).

Ketua BEM Hukum UIT, Ardianto Rahman, dalam surat yang dibagikan kepada kampus yang di undang, dan pedoman acara menyebutkan dirinya sebagai BEM UIT( PRESMA) yang dinilai sudah melakukan pengklaiman.

“Selama ini tidak pernah ada pemilihan presma di UIT dan seluruh ketua lembaga yang hadir dalam rapat konsolidasi menyebutkan tidak tahu menahu persoalan PRESMA yang baru atau pernah ada pemilihan,” tulis Akhmad Hanafi, Ketua BEM FKM UIT.

Lanjutnya, “kami sangat mengecam tindakan pengklaiman terhadap lembaga BEM UIT, dan kami akan melakukan aksi besar-besaran dengan beberapa ketua lembaga yang ada di UIT ketika wakil rektor III tidak turun tangan menyelesaikan persoalan pengklaiman tersebut,¬† Ardianto Rahman yang mengatasnamakan PRESMA UIT harus mengklarifikasi kepada seluruh mahasiswa dan lembaga kemahasiswaan UIT,” kecam Arnianti, Ketua BEM Kebidanan UIT.

Rapimnas BEM RI rencana akan berlangsung satu minggu dan akan di hadiri beberapa tokoh Nasional dan lembaga Negara.