Mediasi Pengusaha THM di DPRD Palopo Digelar Tertutup

Reporter :
Editor : Fahmi
pertemuan antara Asosiasi Pengusaha Tempat Hiburan Malam (THM) dengan Polres Palopo serta Pemkot Palopo, Senin 23/10/2017) sore di ruang Komisi III DPRD Palopo
pertemuan antara Asosiasi Pengusaha Tempat Hiburan Malam (THM) dengan Polres Palopo serta Pemkot Palopo, Senin 23/10/2017) sore di ruang Komisi III DPRD Palopo

Online24, Palopo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo melalui Komisi I dan III memediasi pertemuan antara Asosiasi Pengusaha Tempat Hiburan Malam (THM) dengan Polres Palopo serta Pemkot Palopo, Senin 23/10/2017) sore, di ruang Komisi III DPRD Palopo.

Pertemuan yang membahas masalah THM tersebut dilakukan tertutup. Anggota Komisi III DPRD Kota Palopo, Budiman, meminta agar wartawan keluar dari ruangan.

“Kami minta agar wartawan di luar dulu. Nanti selesai baru kita jumpa pers,” ujar Budiman, legislator PPP kepada awak media yang ada dalam ruangan.

Sontak awak media keluar dari ruangan komisi III dan menilih berbaur dengan puluhan karyawan dan pelayan THM yang sejak pagi memenuhi gedung wakil rakyat yang terletak di jalan Flamboyan Palopo ini.

“Kasihan para pelayan yang sudah dua minggu gak kerja dan tidak tau mau berbuat apa. Ada yang dari kendari dan kalimantan, ” ujar salah satu karyawan Cafe Marcopolo.

Nampak hadir dalam rapat tersebut yakni, Wakapolres Palopo Kompol Woro Susilo, Kasat Reskrim Polres Palopo, Kasat Narkoba, AKP Maulud, Asisten II Taufiq, Asisten III Hj Munasirah, dari Dinas Perdagangan dan Perizinan, serta para pengusaha THM.

Sebelumnya, para pengusaha bersama ratusan pelayan Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Palopo mendatangi DPRD Kota Palopo, mempertanyakan nasibnya setelah THM tempat mereka mencari rejeki ditutup sejak dua pekan lalu.

Para pengusaha ini menutup THM karena dilarang Kapolres Palopo, menjual minuman keras (miras) atau minuman beralkohol (Minol) di kawasan lokalisasi THM di Labombo Kota Palopo.

Pelarangan Kapolres Palopo AKBP Taswin itu, dikarenakan THM di Labombo tidak mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP-MBl) sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. (*)