Direstui Partai Pengusung, Pasangan ‘DIAmi’ Semakin Jelas Maju di Pilwakot 2018

Reporter :
Editor : Lucky
Ketua DPD PAN Makassar, Hamzah Hamid (tengah) menunjukan surat rekomendasi bakal calon Walikota yang siap diusung saat konferensi pers di Sekretariat DPD PAN Makassar, Jalan Todopuli Raya Timur, Makassar, Minggu (27/8/2017). DPD PAN Makassar resmi mengusung Danny Pomanto sebagai Calon Walikota Makassar pada pilkada serentak priode 2018-2023.
Ketua DPD PAN Makassar, Hamzah Hamid (tengah) menunjukan surat rekomendasi bakal calon Walikota yang siap diusung saat konferensi pers di Sekretariat DPD PAN Makassar, Jalan Todopuli Raya Timur, Makassar, Minggu (27/8/2017). DPD PAN Makassar resmi mengusung Danny Pomanto sebagai Calon Walikota Makassar pada pilkada serentak priode 2018-2023.

Online24, Makassar – Nama Bendahara Partai Nasdem Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti, makin santer disebut-sebut akan mendampingi petahana Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) di Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Makassar.

Popularitas kader Nasdem ini semakin meroket dan diperbincangkan dari berbagai kalangan. Tigline “DIAmi” (Danny Pomanti-Indira) juga bermunculan sebagai tanda bahwa wacana Danny-Indira bukan sekedar isapan jempolan belaka.

Terus bagaimana respon partai pendukung terhadap wacana tersebut? Partai Amanat Nasional (PAN) Makassar mengaku akan tetap solid mendukung petahana meski bukan kader PAN yang dijadikan sebagai wakilnya.

Hal itu dikatakan Ketua PAN Makassar, Hamzah Hamid. Dia menyebutkan, dirinya tidak mempersoalkan siapa yang akan mendampingi Danny Pomanto.

“PAN tetap mendukung Pak Danny di Pilwalkot Makassar, apalagi kami sudah keluarkan rekomendasi. Kalau soal wakil Pak Danny, kita serahkan kepada Beliau untuk memilih sendiri,” kata Hamzah Hamid, Rabu (25/10/2017).

Hamzah Hamid enggan berkomentar jika ada partai pengusung Danny Pomanto yang belum merestui paket DIAmi. Ia mengaku itu bukan ranahnya.

Hanya saja Ketua Fraksi PAN Makassar ini mengaku paket DIAmi mampu memenangkan Pilkada Makassar 2018 mendatang.

Selain itu, kabar yang tersiar bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah mengirim pasangan DIAmi ke DPP PDIP untuk diusung pada Pilwali mendatang.

Sementara PKS masih pikir-pikir. Pasalnya, PKS mengusulkan tiga kadernya sebagai pendamping Danny Pomanto yakni Mudzakkir Ali Djami, Iqbal Djalil, dan Sri Rahmi.

“Semua partai pasti mau menang, kami dukung Pak Danny karena mau memang. Insya Allah siapapun wakilnya kami optimis bisa menang,” tutup Hamzah.(*)