Kebakaran di Tamalanrea Tewaskan 3 Orang, Begini Kronologinya

Reporter :
Editor : Fahmi
Jasad korban kebakaran. (ist)
Jasad korban kebakaran. (ist)

Online24, Makassar – Kebakaran sebuah rumah milik Wirahadi di Kampung Sipala, Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Rabu (25/10/2017), gegara lilin yang dibakarnya saat lampu di rumahnya padam. Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Tamalanrea, Kompol Syamsul Bachtiar setelah tragedi kebakaran yang menelan tiga korban jiwa.

“Jadi awalnya dari rembesan lilin. Jam 1 siang mati lampu sampe jam 8 malam,” ungkapnya.

“Jadi pada saat memasuki mahgrib dibakar lilin ini karena sudah mulai gelap. Akhirnya pada saat dibakar mungkin lilinnya jatuh baru kena kain atau gordin akhirnya membesar apinya,” tambahnya.

Kain yang mudah terbakar kemudian merembes dengan cepat, hingga membuat Ibu dari Wirahada, berteriak minta tolong, sebelum warga sekitar datang membantu memadamkan api.

“Ibu teriak tapi korban tidak bisa terselamatkan karena api tiba-tiba membesar, setelah itu masyarakat berusaha memadamkan api dan tidak bisa dikendalikan,” tutur Syamsul.

Saat api mulai membakar seluruh bagian rumah, ketiga korban yang berusaha menyelamatkan diri ke WC. Namun, nahas nyawa ketiga orang tersebut tak terselamatkan saat gumpalan asap didalam WC membuatnya kehabisan nafas.

“Yang MD lari ke WC untuk cari perlindungan tapi terjebak dan kehabisan nafas karena asap akhirnya meninggal dunia. Ada tiga orang. Satu nenek, satu istri yang punya rumah dan putri bungsunya,” jelasnya.

Langkah selanjutnya, kata Syamsul, untuk sementara polisi masih mencari bukti kuat apakah karena lilin atau ada penyebab lain.

[fbcomments]