Sering Mencuri di Kos, Satu Anak di Bawah Umur Terjaring Ops Pekat Lipu 2017

Editor : Lucky
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Anwar Effendi (tengah) didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Anwar Hasan (kanan) menunjukan barang bukti Operasi Pekat Lipu 2017 saat konferensi pers di Mapolrestabes Makassar, Jumat (3/11/2017). Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar berhasil mengamankan sebanyak 54 pelaku saat Ops Pekat Lipu 2017.

Online24, Makassar – Polrestabes Makasaar merilis Ops Pekat Lipu Tahun 2017 yang berlangsung di Aula Mabes Polrestabes Makassar, Jumat (3/11/2017) sore.

Operasi yang dilaksanakan selama dua minggu, 24 Oktober-3 November 2017, ini setidaknya berhasil meringkus 54 tersangka. Dari total 54 tersangka, ada satu anak yang masih berstatus di bawah umur dan seorang wanita yang ditetapkan status tersangka.

“Untuk tersangka di bawah umur itu satu orang. Dan untuk penyidikannya kita lakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Anwar Effendi.

Anwar menjelaskan, anak di bawah umur tersebut terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan (curat), dimana TKP-nya banyak terjadi di perumahan, pertokoan, dan kos-kosan. Aksinya pun lebih banyak dilakukan di malam hari.

Sementara, seorang pelaku wanita berhasil diamankan dengan kasus perjudian. Ia pun menyebut untuk kasus perjudian dalam Operasi Pekat Lipu ini juga turut memprihatinkan dimana pihaknya berhasil mengungkap 4 kasus.

“Untuk perjudian ada 4 kasus dimana ada 14 pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Sebelumnya, Polrestabes Makassar merilis jumlah pelaku yang ditetapkan tersangka dalam operasi pekat lipu yang sudah dimulai pada 24 Oktober lalu. Hingga hari kesepuluh pelaksanaannya, Polrestabes berhasil mengungkap 54 tersangka dengan kasus-kasus yang berbeda.

Dalam Ops Pekat Tahun 2017 kejahatan curas mendominasi, dimana Polisi berhasil mengungkap 11 kasus dengan 15 tersangka.