Komentar Munafri Usai Laga PSM vs Bali United Berakhir Ricuh

Reporter :
Editor : Lucky
CEO PT PSM, Munafri Arifuddin, menenangkan Ferdinand Sinaga
CEO PT PSM, Munafri Arifuddin, menenangkan Ferdinand Sinaga

Online24, Makassar – CEO PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PSM), Munafri Arifuddin memberikan komentar usai laga PSM Makassar versus Bali United yang berakhir ricuh di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Senin (6/11/2017) malam.

“Inilah yang terjadi. Saya berharap seluruh pihak, baik yang senang dan tidak senang, jangan terprovokasi terhadap kejadian ini,” ujarnya.

Terkait sanksi yang akan dijatuhkan Komdis PSSI akibat aksi suporter yang menghujani botol serta aksi oknum yang melakukan pemukulan terhadap kubu Bali United, ia mengaku siap menerima konsekuensinya. “Kami akan hadapi sanksi yang ada,” lanjutnya.

Mewakili manajemen, tim kepelatihan, dan para pemain, Appi, sapaan Munafri, meminta maaf karena peluang mengakhiri puasa gelar liga selama 17 tahun harus pupus setelah takluk 0-1 lewat gol yang dicetak Stefano Lilipaly di penghujung laga.

“Kepada pecinta PSM, inilah yang bisa kami berikan kepada kalian musim ini. Apa yang kalian inginkan, sekali lagi kami minta maaf belum mampu mewujudkan cita-cita yang kita dambakan sama-sama,” ucapnya.

Menghadapi Madura United pada pekan penutupan Liga 1 Indonesia musim 2017, bos PSM ini menekankan agar Hamka Hamzah dkk mempersembahkan poin penuh.

“Kami akan memaksimalkan seluruh pertandingan termasuk melawan Madura United. Kami sangat optimis bisa memenangkan laga nanti,” ujarnya lagi.

Terakhir, Appi berharap suporter PSM tetap datang memberi dukungan di laga terakhir tersebut. Ia berjanji akan membangun tim yang lebih kuat pada musim 2018 nanti.

“Pemain tidak akan maksimal kembali semangatnya kalau bukan dari dukungan seluruh suporter. Kita akan terus bersama-sama, membuat PSM ini jadi yang terbaik di Indonesia dan saya tidak akan pernah mengurungkan niat saya membuat PSM jadi yang terbaik di Indonesia,” tandasnya.

Diketahui, terpancingnya emosi suporter akibat selebrasi berlebihan yang dilakukan pemain Bali United usai mencetak gol di menit 90+4. Apalagi kekalahan itu membuat harapan juara yang sangat didambakan pendukung PSM harus pupus.(*)

Jangan Lewatkan Berita Terbaru lainnya
Ikuti Online24jam.com di social Media Kamu