Maestro Lini Tengah Italia ‘Gantung Sepatu’

Editor : Endhy

Online24 – Andrea Pirlo mengucapkan rasa terima kasih yang tulus kepada teman-teman, keluarga dan rekan-rekannya di New York City setelah dipastikan menutup kariernya sebagai pemain, Senin (6/11) kemarin.

Dilansir goal.com, gelandang veteran asal Italia tersebut tampil sebagai pemain pengganti pada menit ke-90 saat New York City menang 2-0 atas Columbus Crew, yang sayangnya kemenangan itu tak mampu membalikkan kedudukan tertinggal 4-1 dari kekalahan di leg pertama semi-final Major League Soccer (MLS) wilayah timur.

Terlemininasinya New York City membuat Pirlo, yang sudah mengumumkan gantung sepatu ketika kontraknya habis pada Desember mendatang, resmi mengakhiri perjalanan panjang kiprahnya sebagai pemain yang sudah berlangsung selama 22 tahun terakhir.

Selama periode tersebut, sang pemain berusia 38 tahun pernah mengangkat trodi Piala Dunia bersama Italia pada 2006 lalu, dua kali meraih medali pemenang Liga Champions bersama AC Milan dan mengoleksi enam trofi Serie A dalam dua kesempatan berkostum Rossoneri dan Juventus.

Meski tak bisa menutup kariernya dengan catatan trofi lainnya bersama New York City, Pirlo tetap mengucapkan rasa syukurnya terhadap seluruh pihak yang sudah mendukung perjalanannya.

“Laga terakhir di MLS. Kala waktu saya di NYFC sudah mencapai akhir maka saya ingin mengucapkan beberapa kata. Saya mengucapkan terima kasih kepada kebaikan semuanya dan dukungan yang ditunjukkan kepada saya di kota yang luar biasa ini,” tulis Pirlo melalui laman Twitter miliknya.

“Terima kasih kepada suporter yang luar biasa, terima kasih kepada staf pelatih dan semuanya yang bekerja di belakang layar, terima kasih juga untuk rekan-rekan setim.”

“Tidak hanya petualangan saya di New York berakhir tapi juga perjalanan saya sebagai pesepakbola, itulah mengama saya ingin mengambil kesempatan ini untuk berterima kasih kepada keluarga dan anak-anak saya atas dukungan dan cinta yang selalu mereka berikan kepada saya, setiap tim yang saya menaruh rasa hormat saat saya bela, semua yang pernah menjadi rekan-rekan menyenangkan saya, semua orang yang membuat karier saya menjadi mengesankan dan terakhir tapi bukan yang paling akhir, bagi seluruh fans di dunia yang selalu menunjukkan dukungan pada saya.”

“Kalian semua akan selalu ada di sisi dan hati saya,” demikian Pirlo menutup salam perpisahannya.