Jumlah Pengangguran di Parepare Menurun, Bukti Kerja Pemerintah

Reporter :
Editor : ifan Ahmad

Online24, Parepare – Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Parepare tahun 2017 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2015. Jika dibandingkan tahun 2015 hingga 2017, tingkat pengangguran terbuka Kota Parepare ditahun 2015 sekitar 8,48 persen. Sedangkan tahun 2017 turun menjadi 6,47 persen. Hal ini berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas Agustus 2017). Hal ini diungkapkan Kepala BPS Parepare, Guruh Wahyu, yang dihubungi Selasa, (7/11/2017).

“Jumlah pencari kerja (penganggur terbuka) pada tahun 2015 sebanyak 5.059 orang mengalami penurunan pada tahun 2017 menjadi 4.408 orang pencari kerja aktif,” katanya.

Lebih lanjut Guruh menambahkan, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Kota Parepare, tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), jika dibandingkan tahun 2015 hingga tahun 2017 mengalami peningkatan. Berdasarkan data BPS, tahun 2015 TPAK sekitar 60,25 persen, sedangkan 2017 TPAK sekitar 66,65 persen. Jadi ada kenaikan sekitar 6,40 persen.

“Jumlah pekerja (tenaga kerja) yang terserap di sektor ekonomi Kota Parepare dari 54.599 pekerja di tahun 2015 meningkat menjadi 63.693 pekerja di tahun 2017,” ujar dia.

Guruh berharap, agar peningkatan tenaga kerja di sektor ekonomi terus tumbuh.

“Apalagi Kota Parepare merupakan kota niaga, kota dengan perkembangan ekonomi yang strategis. Penyerapan tenaga kerja diharapkan terus melaju,” harapnya.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdako Parepare, Amarun Agung Hamka, menyampaikan jika penurunan TPT dan peningkatan TPAK tidak lepas dari teori telapak kaki yang sering digalakkan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe. Melalui teori itu, lanjut Hamka, bukan hanya menarik wisatawan yang datang, tapi juga dapat meningkatkan siklus ekonomi yang ada di Kota kelahiran BJ Habibie.

“Ini semua bukti dari hasil kerja nyata pak wali. Kita harusnya apresiasi dengan apa yang telah dilakukan beliau (Taufan_red), karena tidak lepas untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkap Hamka.