Dua Warga Makassar di Bekuk Polres Sidrap, Begini Ceritanya

Editor : Muhammad Tohir

Online24,Sidrap-Jajaran kepolisian polres Sidrap kembali mengungkap kasus penyalahgunaan Narkoba di dalam warung bakso, Jalan Poros Rappang-Lawawoi Kelurahan Panreng Kec. Baranti Kabupaten Sidrap, Selasa pekan ini, petugas Sat Narkoba berhasil mengamankan dua orang terduga, masing-masing Sahrul (31 Tahun) dengan pekerjaan Swasta warga Jl.Tinumbu, Kelurahan Bungaejaya,Kecamatan Bontoala Makassar dan Muh. Fikri (31 Thn) yang bekerja sebagai tukang Ojek warga Jalan Antang Raya, Keluraham Manggala Makassar.

Dari dua orang terduga itu polisi berhasil mengamankan Barang bukti. satu buah tas selempang warna hitam merk “Jia Jun”, yang berisi, 5 (lima) sachet sedang diduga kristal bening. Dengan berat kotor 250 gram, 4 (empat) buah HP masing-masing 2 (dua) unit Samsung Android dan 2 (dua) unit HP Nokia, 2 (dua) buah dompet. 1 unit Sepeda motor Yamaha Mio DD 6169 SF.

Kasat Narkoba Polres Sidrap AKP.Indra Waspada Yuda menjelaskan sebelum di amankan jajarannya Membututi Sepeda Motor Yamaha dengan No. Pol DD 6169 SF yang terlihat mencurigakan. Setiba disebuah warung, SMT tersebut singgah. Dan pada saat itu, langsung dilakukan penggeledahan dan petugas menemukan barang bukti didalam tas warna hitam yang dibawa Sahrul, yang berisi 5 (lima) sachet sedang kristal bening. Dari hasil interogasi, barang tersebut di peroleh dari orang yang tidak dikenalnya, namun pada saat dilakukan pengembangan pelaku mencoba melarikan diri sehingga personil melakukan tindakan tegas yg terukur dengan melumpuhkan pelaku menggunakan timah panas dan mengenai betis sebelah kanan. Selanjutnya Para Pelaku dan BB diamankan di Mapolres guna proses lebih lanjut

Tak sampai disitu, dari hasil interogasi yang dilakukan, satuan Narkoba Polres Sidrap kembali melakukan pengembangan pada hari Rabu (08/11/2017) dan berhasil mengamankan 5 orang lain yang masih dalam pengembangan. Dan dari hasil pengembangan itu, Kamis (09/11/2017) pihaknya kembali mengamankan satu terduga pelaku lainnya.

“5 orang yang di amankan ini masih kami lakukan pendalaman apakah dia terlibat atau tidak, namun kami juga telah mengamankan satu orang terduga pelaku dari hasil pengembangan itu, sehingga ada dua terduga pelaku yang kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” katanya.