Manajer Madura United Minta Maaf Sebut Laga Melawan PSM Hanya Uji Coba

Reporter :
Editor : ifan Ahmad

Marquee player PSM, Wiljan Pluim mempertahankan bola dari incaran pemain Madura United. (Adam Said/ Online24)
Marquee player PSM, Wiljan Pluim mempertahankan bola dari incaran pemain Madura United. (Adam Said/ Online24)

Online24, Makassar – Manajer Madura United, Haruna Soemitro, menyampaikan ucapan permohonan maaf atas ucapannya beberapa waktu lalu terkait komentarnya yang menyebut laga melawan PSM pada pekan penutup Liga 1 musim 2017 hanya sebagai laga ujicoba.

 

Permohonan maaf ini disampaikan Haruna usai timnya dipermalukan PSM Makassar dengan skor 6-1 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (12/11/2017) malam.

“Saya datang kesini untuk mengklarifikasi statement saya yang sempat viral dan jadi isu heboh,” kata Haruna saat sesi jumpa pers usai laga tersebut.

Ia mengatakan jika sepakbola Indonesia sudah memasuki kultur yang luar biasa selama dirinya terlibat dalam dunia sepakbola hampir 20 tahun. “Saya rasa Liga 1 ini kompetisi yang luar biasa,” katanya.

Menurutnya, komentarnya yang menyebut laga melawan PSM hanya uji coba keluar karena dirinya kala itu diselimuti emosi usai Madura United dikalahkan Bhayangkara FC, dan peluang meraih gelar juara kandas.

“Melawan Bhayangkara FC, ada statement saya. Tentu tidak ada niat untuk menyinggung jika laga ini hanya eksebisi. Saya melalui kesempatan ini meminta maaf atas pernyataan itu. Semua pernyataan itu adalah pernyataan manusiawi yang keluar karena terbawa emosi,” akunya.

Madura United hanya mampu menutup musim di posisi ke empat dengan 60 poin atas kekalahan itu. Haruna pun mengucapkan selamat kepada Bhayangkara FC yang menjadi juara Liga 1 musim 2017 ini.

“Faktanya sekarang Bhayangkara FC sudah juara dan saya ucapkan selamat telah menjuarai liga ketat ini. Mari kita songsong kompetisi musim depan dengan lebih baik. Hari ini Madura United akan kita evaluasi, kita songsong lebih baik lagi, tambahnya.