Panitia Pembagian Tabung Sempat Menolak Layani Warga, Ini Alasannya

Reporter :
Editor : Lucky

Warga Mengantri Demi Tabung Gas 3 Kg. (Foto:Ade/online24)
Warga Mengantri Demi Tabung Gas 3 Kg. (Foto:Ade/online24)

Online24, Makassar – Penukaran tabung gas berukuran 3 kg atau tabung melon yang diadakan Pertamina yang bekerjasama dengan agen di Masjid Al-Malkaz, Jalan Masjid Raya Makassar, Kecamatan Tallo, Makassar, Senin (13/11/2017), sempat diwarnai kekacauan. Pasalnya, panitia membatasi melayani warga.

Dalam penukaran tabugn gas itu, setiap orangnya hanya diberi satu buah tabung dan tidak boleh diwakili.

Warga pun mengantri hingga harus basah kuyub karena derasnya hujan di lokasi pembagian. Namun, setelah beberapa lama, panitia menolak melayani beberapa warga. Pasanya, diduga ada warga melakukan registrasi secara berulang dengan menggunakan KTP yang sama dengan orang berbeda.

“Saya baru datang ini kodong, barusan saya keluarkan ini dari dompet. Masa kita bilang saya sudah mengambil gas tadi dengan orang berbeda,” ujar Dahniar.

Sebagai bentuk kekesalannya, Dahniar dengan raut wajah yang cukup kecewa ingin meninggalkan lokasi pembagian tersebut, sebelum akhirnya ditahan oleh teman lainnya yang mengantri.

“Lebih baik pulang ma ka pale kalau begini, saya sudah bilang barusan saya datang,” ungkap kekecewaan ibu rumah tangga (IRT)tersebut.

Panitia yang merespon pun akhirnya melihat kembali data yang tertera di Look Book, serta photo KTP yang telah diambil sebelumnya.

Setelah mengecek dan tidak menemukan data yang sama, Dahniar pun dipersilahkan untuk mengambil tabung dengan harga Rp 15.500.

Panitia yang telah menyiapkan tabung melon sebanyak 560 buah dengan menyasar ibu rumah tangga dibagi ke empat titik lokasi yakni Kecamatan Tallo, Kecamatan Biringkanaya, Kecamatan Tamalanrea, dan Kecamatan Tamalate.(*)