Anak Jentang Tak Hadiri Panggilan Penyidik Kejati

Reporter :
Editor : ifan Ahmad

Kejati Sulsel
Kejati Sulsel

Online24, Makassar – Tim penyidik Kejati Sulsel, hari ini Senin (13/11/2017) batal memeriksa Joni Aliman. Anak dari tersangka kasus dugaan penyewaan lahan milik negara tesebut tidak memenuhi panggilan penyidik Kejati Sulsel.

Kasipenkum Kejati, Salahuddin, mengatakan bahwa Joni Aliman tidak hadir di Kejati hingga jam kantor berakhir.

“Berdasarkan info dari penyidik, memang yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi hari ini. Namun yang bersangkutan tidak datang hingga sore hari,” ujar Salahuddin.

Keterangan Joni Aliman dianggap penting ada, karena ia dianggap mengetahui terkait kasus yang menjerat ayahnya tersebut.

“Kalau dia tidak ada hubungannya dengan perkara ini, tidak mungkin dia dipanggil,” pungkasnya.

Joni Aliman sendiri adalah anak dari Soedirjo Aliman alias Jentang. Jentang merupakan tersangka dalam kasus dugaan penyewaan lahan milik negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Tak hanya Joni, Jentang sebelumnya juga mangkir dari panggilan pertama tim penyidik Kejati Sulsel.

Jentang sendiri ditetapkan sebagai tersangka oleh tim penyidik Kejati Sulsel. Dia diduga turut terlibat dengan menerima uang hasil sewa menyewa lahan milik negara. Uang tersebut ia terima melalui rekening pihak ketiga.

Sekedar diketahui, kasus ini berawal dari kesepakatan penyewaan lahan negara yang digarap Rusdin dan Jayanti kepada PT PP untuk digunakan sebagai jalan masuk proyek Makassar New Port (MNP). Lahan tersebut disewa PT PP dari Rusdin dan Jayanti sebesar Rp 500 juta per tahun. Pada tahun kedua, PT PP merasa hal tersebut tidak benar dan melaporkannya ke Kejati Sulsel.