Soal Peluang Pulangkan Spaso, Ini Kata Bos PSM

Reporter :
Editor : ifan Ahmad

Ilija Spasojevic. (Foto: Twitter @Spaso_87)
Ilija Spasojevic. (Foto: Twitter @Spaso_87)

Online24, Makassar – PSM Makassar mengambil langkah cepat dalam mempersiapkan tim yang lebih tangguh guna menyambut musim 2018. Sehari setelah Liga 1 musim 2017 selesai dihelat, manajemen langsung mencoret Pavel Purishkin.

Sementara untuk nasib pemain lokal, akan ditentukan Selasa (14/11/2017) besok. Selain mencoret pemain, PSM juga akan mendatangkan pemain baru.

Salah satu pemain yang paling diincar PSM adalah penyerang. Salah satu opsinya adalah mendatangkan penyerang asing berkewarganegaraan Indonesia alias pemain naturalisai. CEO PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PSM), Munafri Arifuddin pun tak memungkiri akan menempuhnya.

Munafri tidak menutup kemungkinan akan mendaratkan pemain naturalisasi di pos penyerang seperti Illja Spasojevic. Hanya saja, Appi sapaannya terlebih dahulu akan membicarakannya dengan pelatih kepala Robert Rene Alberts.

“Kita akan lihat, kita akan menyesuaikan kebutuhan tim. Kalau kebutuhan tim, kan ada 18 tim, dan mereka juga mau itu. Kalau memang ada yang terbuka untuk itu kenapa tidak,” jelas Munafri di Sekretariat PSM, Jalan Balaikota, Makassar, Senin (13/11/2017).

Peluang mendaratkan Spasogol, julukan sang pemain ke Kota Anging Mammiri memang terbuka. Meski berhasil meraih gelar juara bersama klubnya, Bhayangkara FC musim ini.

Namun, ada satu hal yang bisa saja membuat pemain asal Montonegro angkat kaki dari klub milik Polri itu. Adalah keberadaan suporter yang menyorakinya usai mencetak gol dari tribun penonton. Bahkan dikabarkan media nasional jika ia kecewa akan hal itu.

Hal berbeda tentu akan didapatkan Spaso ketika memutuskan berseragam merah-merah tim Juku Eja musim 2018 mendatang. Dirinya pun sudah tahu bagaimana atmosfir sepakbola di Kota Makassar setelah sempat membela PSM di IPL pada musim 2010/2011.

Apalagi saat ini, antusiasme suporter mengawal Pasukan Ramang semakin besar. Bukan hanya memerahkan Stadion Andi Mattalatta. Suporter PSM bahkan sempat menginvasi markas Bhayangkara FC, Stadion Patriot, saat keduanya berjumpa di pekan 30 Liga 1.