Hamka Kepada Syamsul: Legenda Tidak Harus Mengangkat Trofi

Reporter :
Editor : ifan Ahmad

Dua pemain senior PSM Makassar, Hamka Hamzah dan Syamsul Haeruddin. (Adam Said/ Online24)
Dua pemain senior PSM Makassar, Hamka Hamzah dan Syamsul Haeruddin. (Adam Said/ Online24)
Online24, Makassar – PSM Makassar sudah memastikan Syamsul Haeruddin tidak lagi menjadi bagian dari skuad untuk musim 2018. Syamsul meminta pamit setelah membela tim itu selama 15 tahun. Hal ini pun ramai-ramai dikemontari, termasuk rekan-rekannya di tim Juku Eja.
Seperti yang dituliskan Hamka Hamzah di akun Instagram pribadinya @hamka23hamzah. Kalimat perpisahan yang disampaikan kapten utama PSM ini kepada pemain berusia 34 tahun itu selama Liga 1 musim 2017 membuat haru.
“Dimana ada pertemuan, pasti ada perpisahan. Walaupun kita terpisah selama 16 tahun dan di pertemukan kembali hanya satu tahun, saya sudah merasa sangat bahagia karna kita 1 tim,” tulis Hamka.
Ayah dua anak ini merasa bangga bisa satu tim bersama pemilik nomor punggung delapan itu, meski musim ini gagal meraih gelar juara.
“Itu adalah cita-cita kita berdua dari awal kita muncul tahun 2001 bahwa kita akan sama-sama membela tanah kelahiran kita sebelum kita berdua pensiun,” lanjutnya.
Di bagian lain, Hamka mengaku mengidolakan Syamsul dan menjadikannya panutan selama ini. Pemain yang lebih muda satu tahun dari Syamsul ini tak meragukan kesetiaan koleganya itu dengan PSM, meski sempat membela Persija dan Sriwijaya FC masing-masing selama semusim.
“Kau adalah idola saya dari kita sama-sama kecil sampai sekarang. Saya tau hati kau masih selalu ada untuk PSM dan saya belajar banyak dari kau saudara tentang arti kesetian.”
“Tapi inilah kehidupan saudara kita harus tetap melangkah kedepan. Kau adalah legenda PSM Makassar. Seorang legenda tidak harus mengangkat trofi,” tutup Hamka Hamzah.