Gelandang Bekas Duet Syamsul Gantung Sepatu

Editor : ifan Ahmad

Screenshoot Instagram borneofc.id
Screenshoot Instagram borneofc.id

Online24, Samarinda – Gelandang elegan bekas duet Syamsul Haeruddin di PSM Makassar maupun Timnas Indonesia, Ponaryo Astaman, jadikan Liga 1 2017 menjadi musim terakhirnya sebagai pesepakbola profesional.

Popon, sapaannya mengucapkan selamat tinggal usai timnya, Borneo FC menghadapi Arema FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (11/11/2017), seperti dilansir Instagram klub.

Pria berusia 38 tahun itu berbicara di hadapan suporter Borneo.”Seperti yang saya sampaikan di awal musim, tahun ini adalah tahun terakhir saya di sepakbola profesional. Seperti de javu, mungkin saya mengawali karier di bawah tribun, juga mengakhiri karier di bawah tribun. Orang banyak yang bilang, kenapa tidak kembali, kenapa tidak pulang? Saya selalu menjawab rumah bukan selalu dari mana kita berasal, tapi rumah kadangkala berarti di mana kita menentukan pilihan untuk tinggal,” tuturnya.

Gelandang yang identik dengan nomor punggung 11 itu mengawali karir profesionalnya bersama PKT Bontang pada musim 2000/03. Kemudian, PSM Makassar ?(2004-2006), Telekom Malaka ?(2006-2007), Arema ?(2007-2008), Persija Jakarta ?(2008-2009 dan ?2014-2015), Sriwijaya FC ?(2009-2013), hingga akhirnya memilih pensiun di tim Pesut Etam yang mulai diperkuatnya sejak 2016 lalu.

Level timnas, Ponaryo mengoleksi 61 caps. Musim 2004 ketika memperkuat PSM ia meraih gelar pemain terbaik. (*)