Outfest Makassar Jadi Pintu Gerbang Promosikan Wisata Petualang Indonesia Timur

Reporter :
Editor : Asri Muhammad

Founder Indonesia Internasional Outdoor Festival, Ronie Ibrahim, Kadis Pariwisata Sulsel, Musaffar Syah dan ketua panitia, Ruslan Zulkarnain (kiri ke kanan) saat menggelar konferensi perss terkait pelaksanaan Indonesia Internasional Outdoor Festival di Makassar, Senin (13/11/2017) kemarin.
Founder Indonesia Internasional Outdoor Festival, Ronie Ibrahim, Kadis Pariwisata Sulsel, Musaffar Syah dan ketua panitia, Ruslan Zulkarnain (kiri ke kanan) saat menggelar konferensi perss terkait pelaksanaan Indonesia Internasional Outdoor Festival di Makassar, Senin (13/11/2017) kemarin.

Online24, Makassar – Indonesia Internasional Outdoor Festifal (II-Outfest) yang diadakan di Kota Makassar, diharapkan jadi pintu gerbang mempromosikan wisata petualang Sulawesi Selatan kepada dunia internasional.

Kegiatan berskala internasional dan jadi wadah bagi pelaku industri oudoor atau wisata alam ini akan digelar di Celebes Convention Center (CCC), Makassar, mulai 23 hingga 26 November 2017 nanti.

Founder Indonesia Internasional Outdoor Festival, Ronie mengatakan, Outfest sudah diadakan sebelumnya di Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

“Dengan diadakannya di Makassar, ajang ini bisa menjadi pintu gerbang memperkenalkan wisata alam Indonesia Timur, khususnya Sulawesi Selatan,” kata Ronie.

Menurutnya, Sulsel lengkap dengan wisata alamnya mulai dari laut, gunung, dan sungai.

“Contohnya Sulsel punya karst Maros, ada Gunung Latimojong dengan puncaknya Rantemario, Bawakaraeng, dan Pantai Bira. Kita harus kelola ini, harus ada operatornya yang mengelola untuk pemanfaatan dan kemaslahatan kita semua,” ujar dia.

Olehnya itu, Ronie berharap wisata alam yang dalam lima tahun terakhir sangat digandrungi masyarakat segera dibumikan di Sulsel. “Kita percepat prosesnya melalui kegiatan-kegiatan seperti ini. Tapi dengan cara baik, berkualitas, aman, dan nyaman,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulsel, Mustafa Syam mendukung terselenggaranya kegiatan ini. “Hanya saja waktunya kurang tepat karena bentuk penganggaran direncanakan tahun lalu. Sehingga pemerintah tidak bisa memberi sokongan dana dari anggaran APBD,” ujarnya.

Kendati demikian, ia tetap mensupport kegiatan ini karena sejalan dengan visi misi pemerintahan terutama mempromosikan sektor pariwisata di Sulsel.

“Marilah pengusaha di sektor ini melirik kegiatan seperti ini. Karena sangat menjanjikan dibanding sektor lain yang setiap tahun malah menurun,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua Panitia Outfest Makassar, Ruslan Zulkarnain mengatakan jika nanti akan ada 30 brand lokal dan luar negeri yang siap berpartisipasi pada kegiatan tersebut.