Buni Yani Divonis 1 Tahun dan 6 Bulan Penjara

Editor : Lucky

Buni Yani (foto: int/jakpost.net)
Buni Yani (foto: int/jakpost.net)

Online24, Bandung – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung, M Saptono, menjatuhkan vonis selama 1 tahun dan 5 bulan penjara kepada Buni Yani di Gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip, Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/11/2017) siang. Buni dianggap terbukti melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam sidang pada 3 Oktober lalu, tim JPU yang dipimpin Andi M Taufik meminta majelis hakim menjatuhi hukuman kepada Buni Yani dengan dakwaan Pasal 32 ayat 1 UU ITE pidana penjara selama 2 tahun dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Hakim mengakui bahwa hal yang memberatkan dalam kasus ini adalah perbuatan terdakwa telah menimbulkan keresahan dan tak mengakui kesalahannya. Hal yang meringankannya adalah Buni Yani belum pernah dihukum dan punya tanggungan keluarga, sehingga hakim menimbang terdakwa untuk tidak ditahan.

“Menimbang bahwa selama persidangan terdakwa tidak ditahan, tidak cukup alasan untuk ditahan, maka terdakwa tidak ditahan,” ucap ketua majelis hakim, M Sapto

Sebelumnya, Buni Yani mengunggah postingan berupa potongan video pidato Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama, di Kepulauan Seribu, 27 September 2016, di laman akun Facebook-nya dianggap melanggaar karena dianggap sengaja mengunggah video tersebut tanpa izin dari Diskominfomas Pemprov DKI.

“Terdakwa sudah menonton sebanyak 5-6 kali tetapi tidak berupaya untuk mencari sumber kebenaran yang tertuang dalam video tersebut. Namun terdakwa tidak mengurungkan niatnya untuk mengunggah video tersebut di akun Facebook-nya. Bahwa dengan demikian, unsur dengan sengaja telah terpenuhi,” ucap hakim.

Selain perkara video pidato Ahok, Buni Yani juga didakwa menyebarkan informasi yang menimbulkan kebencian terhadap masyarakat berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang berkaitan dengan postingan Buni Yani di Facebook.(*)