Upah Honorer dan Imam Kelurahan Tidak UMK, Kopel Apresiasi Kinerja Dewan

Reporter :
Editor : ifan Ahmad

DPRD Makassar
DPRD Makassar

Online24, Makassar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar telah ketuk palu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2017 dalam Rapat Paripurna Penetapan APBD TA 2017 di Ruang Rapat Paripurna, Senin (13/11/2017) kemarin.

Dari data yang diperoleh, APBD Perubahan berkurang menjadi Rp129. 244.745.000 dari semula berjumlah Rp3. 820.105.605.000 sehingga menjadi Rp3.686.860.860.000.

Penetapan APBD Perubahan yang sempat tertunda hingga dua kali tersebut disebabkan oleh adanya anggaran yang masih diperdebatkan di banggar. Salah satunya masalah anggaran kenaikan gaji tenaga honorer, LPM dan Imam kelurahan.

Dalam pengambilan putusan tersebut, akhirnya Banggar memutuskan dengan cara voting menaikkan gaji tenaga honorer, LPM dan Imam kelurahan menjadi Rp. 1.000.000 sehingga masuk dalam APBD Perubahan.

Sebelumnya, gaji tenaga honorer hanya Rp.500 ribu, LPM Rp. 400 ribu dan Imam kelurahan hanya Rp.440 ribu.

Menanggapi kenaikan tersebut, Wakil Direktur Kopel, Herman, mengatakan meski tidak sampai upah minimum, namun patut diapresiasi.

“Gaji guru SMU kan sekarang sudah di Pemprov yang sebelumnya di Pemkot, jadi praktis gaji pegawai turun, wajar kalau kenaikan gaji honorer. Meski tidak sampai upah minimum, Pemkot juga harus mempertimbangkan keuangan daerah,” tuturnya, Selasa (14/11/2017).

Berikut nama Anggota DPRD Makassar yang menyatakan kenaikan gaji tenaga honorer di APBD Perubahan 2017;

1.Rahman Pina (Fraksi Golkar)

2. Irwan Djafar (NasDem)

3. Rudianto Lallo (NasDem)

4. Arifin Dg Kulle (Demokrat)

5. Sampara Sarif (PPP)

6. Munir Mangkana (PDIP)

7. Fasruddin Rusli (PPP)

8. Samsuddin Kadir (Golkar)

9. Melani Mustari (Golkar)

10.Jufri Pabe (Hanura)

11. HM Yunus (Hanura)

 

Anggota DPRD Makassar yang menyatakan kenaikan gaji tenaga honorer di APBD Pokok 2018;

1.Adi Rasyid Ali (Demokrat)

2.Hasanuddin Leo (PAN)

  1. Hamsah Hamid (PAN)

4.Mesakh Rantepadang (PDIP)

5.Amar Busthanul (Gerindra)

  1. Haslinda Wahab (PKS)
  2. Lisdayanti Sabri (Gerindra)

8.Mudzakkir Ali Djamil (PKS)

9.Sarifuddin Badollahi (Demokrat)