Nelayan Bengkulu Temukan Muntahan Ikan Paus

Editor : ifan Ahmad

Sukadi menunjukkan muntahan ikan paus. (harianrakyatbengkulu.com)
Sukadi menunjukkan muntahan ikan paus. (harianrakyatbengkulu.com)

Online24, Bengkulu – Sukadi, nelayan asal Bengkulu menemukan 200 kilogram benda mengapung di tengah Samudra Hindia. Awalnya ia mengira benda mengapung tersebut adalah limbah, hingga Sukadi berinisiatif untuk memungut benda itu dan membawanya ke darat pada Kamis (2/11/2017) lalu.

Saat sampai di darat, Sukadi terkejut bahwa benda yang dia pungut di tengah laut ternyata adalah muntahan (Ambergris) ikan paus yang bernilai mahal seharga Rp 200 juta/Kg. Informasi tersebut ia tahu setelah Sukadi mencari tahu di internet (youtube).

“Saya baru sadar, yang saya temukan itu adalah muntahan ikan paus bernilai mahal, maka hebohlah. Kalau saya biasa saja tidak heboh, tetapi orang lain banyak yang heboh,” ujar Sukadi, seperti dilansir dari harianrakyatbengkulu.com.

Sejauh ini muntahan ikan Paus itu masih disimpan di rumahnya. Ia mengaku bahwa sudah banyak orang yang menghubunginya untuk menawar muntahan paus yang ia temukan itu.

“Masih ada di rumah. Saya simpan sekitar 200 kilogram. Belum ada yang terjual, tetapi kalau ada yang berminat serius dengan harga yang cocok, maka saya jual, sudah banyak yang menghubungi saya namun belum cocok harga. Saya ingin di atas Rp 22 juta per kilogramnya, minimal Rp 30 juta per kilo lah,” terang Sukadi.

Ia menjelaskan ciri muntahan Paus itu, “warna muntahan paus itu putih bercampur kekuningan. Rasanya seperti memegang lilin saat benda itu di pegang. Saat dipanaskan, ia akan meleleh dan dapat digunakan untuk menghidupkan api”.

Konon, muntahan paus banyak dicari oleh produsen parfum ternama lantaran ambergris mampu menghasilkan wewangian yang dapat bertahan hingga sangat lama. Jika sampai menemukan benda ini, anda akan jadi seorang milyarder dadakan.