Hadiri Ritual Ngaben, Bupati Lutim Ingatkan Pentingnya Toleransi

Editor : Asri Muhammad

Online24, Luwu Timur – Kematian adalah sebuah ketetapan Tuhan, jika telah datang waktunya, tidak satu pun makhluk yang mampu menangguhkannya. “Kita harus tabah dan ikhlas menerima”, demikian disampaikan Bupati Luwu Timur Ir HM Thorig Husler, saat menghadiri ritual upacara ngaben atau pembakaran jenazah umat Hindu, I wayan Linggih di Desa Solo Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, Selasa (14/11/2017).

Jenazah I wayan Linggih diantar oleh ratusan keluarga dan kerabatnya menuju lokasi upacara ngaben untuk menjalani proses aben yang di saksikan langsung oleh Bupati Luwu Timur beserta rombongan.

Dalam kesempatan tersebut Husler menyampaikan duka mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia juga mengingatkan pentingnya hidup rukun menjaga toleransi mengingat daerah ini dihuni berbagai kalangan etnis.

“Kami bangga dan bersyukur karena dalam proses ritual ngaben itu berjalan dengan aman dan kondusif. Bahkan kebersamaan diantara warga juga selalu terlihat dalam setiap perayaan keagamaan,” jelasnya.

“Itu menunjukan rasa persaudaraan dan kebersamaan masyarakat Luwu Timur masih erat serta mengutamakan Nilai-Nilai budaya kearifan lokal,”kunci Husler.