Kasus Fasum Fasos, Kejari Makassar Perlihatkan Peta Fasum yang Terdeteksi

Reporter :
Editor : Asri Muhammad

Online24, Makassar – Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar yang tergabung dalam tim terpadu penyelamatan Fasum & Fasos, mulai melakukan proses hukum terhadap satu titik fasum yang berhasil dideteksi.

Kasi Intelijen Kejari Makassar Andi Alham Alang, kepada online24jam.com memperlihatkan peta letak fasum yang akan diklarifikasi melalui pengumpulan data dan bahan keterangan (puldata pulbaket)

“Kami mengumpulkan bahan keterangan selama satu Minggu kedepan,” ucap Alham saat ditemui, Selasa (21/11/2017).

Meski demikian, Alham masih enggan membeberkan alamat dan lokasi titik fasum yang dimaksudkan dalam peta tersebut. Sama halnya dengan lokasi, Alham juga masih bungkam mengenai identitas dari penguasa fasum tersebut.

“Tidak bisa saya ungkap identitasnya dulu. Masih terlalu dini, masih pulbaket. Tunggulah sampai naik ke penyelidikan. Kalau saya sebut tempatnya pasti langsung tahu. Jadi saya tahan dulu sampai semuanya selesai diperiksa,” jelas Alham.

Alham menuturkan, penanganan satu titik Fasum ini akan terus berlanjut ke penanganan fasum-fasum lainnya hingga genap 491 titik. “Nanti titik lain menyusul, karena kan tim juga melakukan verifikasi dulu. Setelah itu, baru kami ambil alih,” ujarnya.

Data yang dihimpun, terdapat tiga kecamatan di kota Makassar yang berhasil di identifikasi sebagai wilayah fasum yang dikuasai. Tiga kecamatan ini, yakni Manggala, Panakukang dan Tamalanrea diduga dikuasi oleh penguasa Fasum, yang tidak hanya berasal dari kalangan pengusaha namun juga diduga berasal dari birokrat serta anggota dan mantan anggota DPRD.