Lurah Tamamaung Bantah Temuan Panwaslu Terkait Dukungan DIAmi

Reporter :
Editor : Lucky
Lurah Tamamaung, Rusdin, diperiksa di ruang Panwaslu Kota Makassar, Selasa (21/11/2017). (Foto:Ade/online24)
Lurah Tamamaung, Rusdin, diperiksa di ruang Panwaslu Kota Makassar, Selasa (21/11/2017). (Foto:Ade/online24)

Online24, Makassar – Lurah Tamamaung, Rusdin, bersama stafnya memenuhi panggilan Panwaslu Kota Makassar, Selasa (21/11/2017) sore.

Rusdin diperiksa terkait temuan Panwascam Panakukangsaat melakukan inspekdi mendadak di Kelurahan Tamamaung, Senin (20/11/2017) malam kemarin. Dalam sidak itu ditemukan, Rusdin bersama stafnya tengah melakukan rekap KTP untuk kandidat Walikota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi).

Saat diwawancarai, Lurah Tamamaung tersebut terlihat gugup di hadapan wartawan. Ia memberikan pertanyaan terkait ditemukannya form dukungan untuk pasangan Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) saat Panswacam Panakukang melakukan sidak di kantornya, Senin (20/11/2017) malam kemarin.

Ia pun membantah tuduhan itu. “Tidak ada format begituan,” bantah Rusdin.

Terkait kumpulan sejumlah KTP warga yang ditemukan Panwascam Panakukang, Kantor Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakukang, Rusdin juga membantahnya. “Kalau pengumpulan KTP di sana tidak ada,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Rusdin juga membantah tuduhan Panwaslu Kota Makassar yang menemukan dan melihat sejumlah tim suskses DIAmi di kantornya. “Kalau itu tidak benar, tidak ada itu, saya tidak sempat lihat,” bantahnya.

Padahal seperti yang diketahui sebelumnya, Ketua Panwaslu Kota Makassar, Nurisati telah mengklaim Lurah Tamamaung terlibat politik praktis setelah menemukan sejumlah bukti terkait keterlibatan ASN memberi dukungan ke DIAmi.(*)