Masa Pinjam Habis, Lahan Warga Dibongkar Satpol PP

Reporter :
Editor : Asri Muhammad
Satpol PP melakukan pembongkaran lahan di Urip Sumoharjo, Sabtu (25/11/2017).
Satpol PP melakukan pembongkaran lahan di Urip Sumoharjo, Sabtu (25/11/2017).

Online24, Makassar – Lahan yang diklaim milik pemerintah provinsi Sulawesi Selatan yang berada tepat di depan kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, dibongkar menggunakan alat berat eskavator, Sabtu (25/11/2017).

Pembongkaran oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ini, dilakukan lantara warga yang sebelumnya menempati lahan tersebut telah habis masa pakainya. Selain itu, lahan itu berada tepat di halaman kantor Dinas Perhubungan Sulsel.

“Pemerintah Provinsi sudah meminjamkan ke masyarakat, dan sekarang waktunya dikembalikan karena kan kantor Dinas Perhubungan berada tepat di belakang bangunan,” ungkap pegawai Dishub yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Muji mengatakan, bahwa sebelum melakukan pengosongan lahan, pihak pemerintah provinsi Sulsel telah memberikan surat pengosongan lahan kepada masyarakat yang menempatinya.

“Kami sudah memberikan surat secara bertahap kepada warga yang menempati lahan tersebut. Mulai tanggal 2 November, 14 November dan sampai Jumat (24/11/2017) kemarin, kami sudah surati untuk pengosongan lahan dengan deadline sampai pukul 23.59 WITA,” ungkap Muji, Kepala Satpol PP Provinsi Sulsel.

Tidak hanya itu, kata Muji, pembongkaran ini sebenarnya telah disepakati sebagian warga. Sehingga, Sat Pol PP memberikan fasilitas berupa mobil truk pengangkut barang, agar warga yang ingin pindah akan diantar sampai ke tujuan dengan barang bawaannya.

“Kami sudah memberi juga mereka pilihan sebelum mengosongkan lahan. Mobil truk kami siapkan untuk membantu mereka mengangkut barang sampai ke tujuan yang mereka inginkan,” ungkapnya.