Tak Dampingi IYL-Cakka Setor KTP, Demokrat Hengkang?

Reporter :
Editor : Asri Muhammad
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo (kanan) dan Andi Mudzakkar (kiri).
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo (kanan) dan Andi Mudzakkar (kiri).

Online24, Makassar – Partai Demokrat tidak ikut mendampingi pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), saat menyetorkan dokumen KTP ke KPYD Sulsel di Hotel Grand Asia, Makassar, Sabtu (25/11/2017) siang.

Pada kesempatan itu, hanya perwakilan PPP kubu Romahurmuziy yang hadir yakni Ketua DPD PPP Sulsel, Muhammad Aras.

Hal ini sempat memunculkan kabar jika partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini menarik dukungan dari IYL-Cakka. Saat dikonfirmasi, Ketua Tim Pemenangan Rumah Kita Bahar Ngitung, langsung membantah hal tersebut.

“Masih ada di Jakarta mereka (petinggi Demokrat Sulsel). Jadi kita maklumi (ketidakhadirannya). Ini juga keputusan setelah dibicarakan dengan mengantisipasi berbagai hal. Semuanya dikoordinasikan dengan partai pendukung,” kata Bahar Ngitung saat dikonfirmasi online24jam.com.

Obama sapaannya, kembali menegaskan pernyataan IYL jika Partai Demokrat dan PPP akan tetap solid berada di barisan mereka. Keduanya, kata dia, dilibatkan dalam pengambilan keputusan.

“Kalau partai Demokrat partai modern. Mereka dalam mengambil keputusan punya tahapan-tahapan sehingga kecil kemungkinan menarik dukungannya,” katanya.

“PPP juga begitu. Hanya memang resistensinya di PPP sekarang (dualisme). Itu yang kita takutkan, apakah ada pengusaha, pembesar yang akan membegal jagoan kami. Tapi mereka lupa kalau IYL-Cakka itu petarung sejati,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua DPD Demokrat Sulsel Bidang Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Selle Ks Dalle, saat dikonfirmasi mengatakan ketidakhadiran Demokrat pada kesempatan itu, tidak mengurangi keabsahan IYL-Cakka maju lewat jalur independen.

“Tidak ada hubungannya partai dan independen. Kalau daftar independen, tidak bawa bendera partai Demokrat,” katanya.

Saat ditanya perihal sikap Demokrat usai IYL-Cakka memutuskan maju lewat jalur independen, ia menyerahkan sepenuhnya kepada DPP Demokrat yang telah mengeluarkan surat rekomendasi. “Terserah IYL-Cakka, DPP yang punya keputusan soal itu,” tambahnya.

[fbcomments]