Trump Ingin Pindahkan Kedubes AS ke Yerussalem, DK-PBB Gelar Sidang Darurat

Editor : Endhy

Online24, New York – Dewan Keamanan Persyerikatan Bangsa-Bangsa DK-PBB akan menggelar sidang darurat terkait dengan pidato kontroversial resmi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Dalam pidato publiknya pada Rabu (6/12/2017), Donald Trump secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan akan memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke kota Yerussalem.

Terkait dengan pengakuan tersebut, delapan negara anggota DK PBB yakni Inggris, Bolivia, Mesir, Prancis, Italia, Senegal, Swedia dan Urugay mengajukan pelaksanaan sidang darurat.

Seperti dilansir dari AFP, Kamis (7/12/2017), sidang darurat DK-PBB tersebut akan dibuka oleh Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres dan digelar di Markas PBB New York, AS, , Jumat (8/12/2017) waktu setempat.

Sebelumnya, mantan Presiden AS, Barack Obama menyetujui voting Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2334 pada Desember 2016. Resolusi itu berisi PBB tidak akan mengakui perubahan apapun terhadap garis batas yang ditetapkan sejak 4 Juni 1967, termasuk terkait Yerusalem.