Polisi Pastikan Penganiayaan yang Dialami Relawan NA-ASS di Gowa Murni Kriminal

Reporter :
Editor : Lucky
Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, bersama Kasatintelkam, AKP Surahman, dan Kapolsek Biringbulu, AKP Madenanri, mendatangi TKP dan bertemu dengan Kepala Desa Lembangloe, para Kadus, dan tokoh-tokoh masyarakat sekitar dan berdiskusi dengan suasana akrab tanpa adanya ketegangan apapun di masyarakat.
Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, bersama Kasatintelkam, AKP Surahman, dan Kapolsek Biringbulu, AKP Madenanri, mendatangi TKP dan bertemu dengan Kepala Desa Lembangloe, para Kadus, dan tokoh-tokoh masyarakat sekitar dan berdiskusi dengan suasana akrab tanpa adanya ketegangan apapun di masyarakat.

Online24, Makassar – Polres Gowa melalui Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Tambunan, memastikan jika kasus yang menimpa salah satu Kordinator Desa tim Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS), Sialim Dg Situru (45), Rabu (6/12/2017) kemarin, murni kriminal.

“Peristiwa tersebut adalah tindak pidana murni yaitu penganiayaan dan tidak ada hubungannya sama sekali dengan latar belakang politik,” kata AKP Tambunan saat dikonfirmasi Online24jam, Kamis (7/12/2017).

Dirinya mengatakan, jika Sialim Dg Situru punya hubungan kekerabatan dengan pelaku yang berjumlah lima orang. Pihaknya telah menemui ketegangan yang terjadi di Desa Lembang Loe, Kecamatan Biringbulu.

Tambunan menambahkan bahwa Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga bersama Kasatintelkam AKP Surahman dan Kapolsek Biringbulu AKP Madenanri telah mendatangi TKP dan bertemu dengan Kepala Desa Lembangloe, para Kadus, dan tokoh-tokoh masyarakat sekitar dan berdiskusi dengan suasana akrab tanpa adanya ketegangan apapun di masyarakat.

Saat ini, Satreskrim Polres Gowa tengah melakukan penyelidikan intensif terhadap para pihak baik dari korban maupun pihak pelaku berinisial PDG (57) dan LD (55).

“Pihak yang diduga pelaku juga mengaku alami luka memar pada bagian badan sehingga saat ini dilakukan VER. Hasilnya akan dianalisa lebih lanjut oleh penyidik guna menentukan arah penyidikan,” paparnya.

Dari kejadian tersebut aparat kepolisian berharap agar masyarakat tidak terpancing dengan orang orang yang tidak bertanggung jawab. “Saat ini Polres Gowa telah mengambil langkah-langkah strategis untuk mencegah konflik,” tutupnya.(*)