Raskin Tidak Layak Komsumsi Beredar, DPRD Makassar Akan Panggil Dinsos

Reporter :
Editor : Lucky
Adi Rasyid Ali
Adi Rasyid Ali

Online24, Makassar – Kualitas bantuan beras pemerintah Kota Makassar khusus warga kurang mampu dikeluhkan. Warga mengeluh karena dibagikan beras tidak layak dikomsumsi.

Salah seorang penerima raskin, Asep, menurutkan beras bantuan tersebut sudah berubah warna menjadi kuning-kecoklatan, bahkan ada yang menghitam. Tak hanya itu, beras juga mengeluarkan bau tidak sedap, berdebu, dan berkutu.

Adanya aduan warga terhadap beras bantuan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA), mengatakan laporan ini menjadi catatan penting bagi Dinas Sosial.

“Kasihan orang miskin tapi justru diberi beras yang tidak layak konsumsi. Seharusnya beras pembagian itu 50 persen beras unggulan. Itu dipadukan. Jangan kualitas rendah,” ujarnya, Kamis (7/12/2017).

Karena itulah, pihaknya berjanji akan memanggil dinsos dalam waktu dekat ini untuk memperoleh keterangan yang lebih lanjut.

Sementara itu, salah satu anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Masyarakat, Amar Bhustanul mengatakan kualitas beras bantuan seharusnya diawasi. Beras menurutnya kebutuhan pokok yang tidak bisa dianggap remeh karena mempengaruhi kesehatan.

“Kualitas beras ini harus diiawasi. Kalau tidak layak konsumsi jangan dibagi. Kasihan masyarakat. Pertama, masalah kesehatan dan kedua karena memang tidak layak untuk disebarluaskan,” ujarnya.

“Kalau ada aduan dari masyarakat nanti kita tindak lanjuti,” tutupnya.(*)