Polisi Damaikan Dua Pihak Dalam Kasus Penganiayaan di Biringbulu Gowa

Reporter :
Editor : Asri Muhammad
Online24, Sungguminasa – Dua pihak yang bertikai, di Desa Lembang Loe, Kecamatan Biringbulu, Gowa akhirnya sepakat untuk berdamai. Kedua pihak difasilitasi aparat kepolisian dipertemukan di Ruang Kerja Kapolres Gowa, Kamis (7/12/2017) sore tadi.
Hal ini disampaikan oleh Kasubag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan. “Kami telah melakukan upaya problem solving permasalahan penganiayaan yg terjadi di Biringbulu,” ujarnya.
Hadir pada kesempatan itu, Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonta dengan melibatkan Kasat Intel AKP Surachman, Kapolsek Biringbulu AKP Madennari, bersama dengan kedua pihak didampingi istri, keluarga, kepala desa, dan kepala dusun setempat hadir dalam pertemuan itu.
“Kapolres Gowa memberi kesempatan kepada para pihak untuk menyampaikan keinginan masing-masing secara terbuka dengan hati yang dingin. Dan pada akhirnya para pihak memahami kekhilafan masing-masing dan sependapat untuk berdamai,” ungkap AKP M Tambunan.
Kesepakatan damai itu lalu dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani Koordinator Desa Tim pemenangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan), Sialim Dg Situru yang diserang oleh PDG (57) dan LG (55).
Dalam kesempatan itu pula, Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonta, kembali menyampaikan bahwa pada prinsipnya permasalahan kedua pihak adalah peristiwa pidana murni dan tidak terkait dengan politik.
AKBP Shinto Silitonta berharap, perdamaian tersebut konstruksional dan memenuhi rasa keadilan apalagi kedua pihak masih memiliki hubungan keluarga.