Nilai Banyak Kecurangan, Mahasiswa Desak Bawaslu Sulsel Hentikan Verifikasi Faktual

Editor : Lucky
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aktivis Lintas Kampus menggelar demonstrasi di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (13/12/2017) siang.

Online24, Makassar – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aktivis Lintas Kampus menggelar demonstrasi di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (13/12/2017) siang.

Dalam orasinya yang diwarnai pembakaran ban dan menutup separuh jalan ini, mereka menuntut Bawaslu menghentikan proses verifikasi faktual Pilgub Sulsel yang sedang berlangsung di 24 kabupaten/kota di Sulsel.

“Pada Pemilukada ini, Bawaslu belum siap karena belum membentuk PPL (Panwas Desa). Lantaran pada tahapan verifikasi faktual ini sangatlah tidak rasional ketika Panwascam yang mengawasi secara keseluruhan kinerja PPS dengan jumlah personil dan kerja lapangan yang tidak selaras,” kata Jenderal Lapangan, Muallim Bahar.

Atas alasan tersebut, massa dari berbagai kampus ini meminta Bawaslu membuka softfile atau fotocopy KTP calon perseorangan kepada masyarakat.

“Selain itu, memberikan ruang seluas-luasnya kepada masyarakat terlibat mengawasi verifikasi faktual, menghentikan verifikasi faktual karena Bawaslu Sulsel tidak siap, dan kita lihat Pilgub Sulsel darurat kecurangan nyaya,” tambahnya.

Massa ini melangsungkan aksinya hampir satu jam dan membuat kemacetan di jalan AP Pettarani, sebelum masuk ke area kantor Bawaslu dan mengutus sejumlah perwakilannya menemui petugas Bawaslu Sulsel untuk menyampaikan tuntutannya.(*)