Dugaan Hina Suku Bugis, Mahathir Mohamad Diperiksa Polisi Malaysia

Editor : Lucky
Mahathir Mahathir Mohamad
Mahathir Mahathir Mohamad

Online24, Kuala Lumpur – Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad, diperiksa oleh kepolisian Malaysia hari ini, Kamis (14/12/2017). Mahathir diperiksa atas tuduhan penghinaan terhadap PM Malaysia saat ini, Najib Razak.

Dilansir dari AFP, Kamis (14/12/2017), tim pembela hukum Mahathir, Haniff Khatri, menjelaskan bahwa kliennya itu ditanyai oleh kepolisian Putrajaya dengan sejumlah pertanyaan selama 45 menit.

Haniff menyatakan, Mahathir diinvestigas atas dugaan penghinaan terhadap Najib. Menurut Hanif, pernyataan Mahathir hanya mengarah ke satu orang saja, tidak mengarah ke seluruh suku Bugis.

“Semua dakwaan akan dijawabnya di pengadilan tanpa ada kecemasan mengenai hukuman apa yang akan dijatuhkan,” jelas Haniff.

Sebelumnya, eks PM Malaysia tersebut membuat pernyataan bahwa Najib adalah keturunan perompak Bugis. Pernyataan itu ia lontarkan dalam pidatonya pada Oktober lalu.

Pernyataan Mahathir itu membuat Persatuan Perpaduan Rumpun Bugis Melayu Malaysia (PPRBMM) naik pitam. Kelompok Bugis tersebut mendesak Mahathir memohon maaf dan menarik balik pernyataannya soal Bugis sebagai perompak.

Menanggapi protes terhadap dirinya, Mahathir angkat bicara dan membantah telah menghina suku Bugis secara keseluruhan.

“Saye tak hina suku Bugis, orang Bugis ada yang baik, tapi perampok pun ada. Salahkah saya kata itu?” bela Mahathir.

Di sisi lain, ternyata bukan hanya PPRBMM yang protes terhadap pernyataan Mahathir. Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla (JK), pun meminta Mahathir untuk meralat ucapannya.

“Itu Pak Mahathir, kalau mau gentlemen, harus meralat itu. Jangan dihubungkan begitu, kita juga mengatakan seperti itu juga, seorang yang berbuat kemudian dihubungkan dengan sukunya, tentu tidak seperti itu,” ucap JK.(*)

[fbcomments]