PSM Makassar Pakai Apparel Umbro Selama Dua Tahun

Editor : Asri Muhammad
CEO PSM, Munafri Arifuddin (kiri) dan CEO Umbro Indonesia Ryan Gozali (kanan).

Online24, Makassar – PSM Makassar akhirnya menjalin kerjasama dengan brand apparel asal Inggris, Umbro. Sejarah panjang sejarah panjang PSM di sepakbola Indonesia, menjadi salah satu alasan pihak Umbro berkontribusi di dalam penyediaan apparel tim untuk Pasukan Ramang.

CEO Umbro Indonesia Ryan Gozali menyatakan, bahwa PSM dan Umbro memiliki tradisi sepakbola yang sangat mendalam. “PSM dan Umbro memiliki kesamaan dari sisi tradisi sepakbola PSM didirikan tahun 1915 dan merupakan klub tertua dan salah satu yang tersukses di Asia Tenggara,” katanya saat kumpa pers di Hotel Novotel, Makassar, Rabu (20/12/2017).

Sedangkan Umbro didirikan tahun 1924, dan merupakan brand pelopor sportswear di industri sepakbola. Karena itu, lanjutnya, pihaknya sangat bangga dapat menjadi bagian dari keluarga besar PSM Makassar.

“Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari sejarah PsM Umbro juga ingin berkontribusi untuk perjuangan Juku Eja dengan menyuplai produk yang berkualitas,” tambahnya.

CEO PSM Munafri Arifuddin mengatakan, tidak perlu waktu lama untuk memutuskan bekerjasama dengan Umbro. Selain Umbro adalah brand internasional yang telah lama mendukung klub-klub besar di dunia, dari sisi bisnis cukup menguntungkan bagi PSM

“Umbro sangat berpengalaman didalam menyediakan apparel bagi tim-tim besar di dunia. Tentu kerja dengan durasi kontrak dua tahun ini akan menguntungkan bagi kedua belah pihak,” kata Bos PSM ini.

Umbro merupakan brand sepakbola asal Manchester, Inggris yang telah mendekorasi sejarah sepakbola dunia dimana hampir seluruh klub dan negara besar sepakbola pernah menggunakan jersey Umbro dalam sejarahnya.

Saat ini Umbro menyuplai lebih dari 130 klub di seluruh dunia antara lain Everton, West Ham, PSV, Gamba osaka, Fc Tokyo, Brisbane Roar, Gremio, dan Chapecoense.

Untuk musim 2018, Umbro kembali menambah daftar klub yang bekerjasama dalam penyediaan apparel yaitu Werder Bremen dan Schalke di Jerman, Santos Fc di Brazil, Barito Putera dan terbaru PSM Makassar di Liga 1 Indonesia.