9 Tahun di Sinjai, Imigran Gelap Asal India Harus Tinggalkan Istri dan Anak

Reporter :
Editor : Muh. Idris
Imigradn asal India, Shafi Manappurath harus dideportasi ke negara asalnya. (Foto:Ade/online24)
Imigradn asal India, Shafi Manappurath harus dideportasi ke negara asalnya. (Foto:Ade/online24)

Online24, Makassar – Imigran gelap asal India, Shafi Manappurath (40) ditahan di Kantor Imigrasi Kelas I Kota Makassar, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu (20/12/2017) rencananya akan dikembalikan ke negaranya, kamis besok.

Kepala Kantor Imigrasi Kota Makassar, Andi Pallawarukka, mengatakan bahwa Shafi telah melanggar peraturan imigran tentang perizinan untuk tinggal dalam kunjungan. sehingga harus mendekam di penjara selama 10 bulan.

“Ia melakukan pelanggaran izin tinggal kunjungan, dengan Pasal 122 huruf A UU RI No 6 tahun 2011. Sehingga Shafi telah selesai menjalani pidana selaam 9 bulan ditambah 1 bulan kurungan penjara,” ungkapnya.

Dari informasi yang beredar, Shafi ternyata sudah berkeluarga. Namun, ia harus berpisah dengan keluarganya setelah dokumen yang diminta Kantor Imigrasi Kota Makassar untuk menetap di Indonesia tidak ada.

“Pada saat Shafi ditangkap bersama 17 imigrasi lainnya, ia tinggal di Sinjai. Dan menurut informasi, yang bersangkutan sudah memiliki istri dan seorang anak laki-laki, dan Shafi juga tidak memiliki dokumen lengkap saat dimintai keterangan,” ungkapnya.

Kata Andi Pallawarukka, Shafi rencananya akan dideportasi, Kamis (21/12/2017) besok, melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dan transit di Bandara Ngurah Rai, Bali.

Sementara itu, Shafi mengaku bahwa dirinya telah berada di Kabupaten Sinjai selama 9 tahun, sambil mengisi waktunya sebagai petani.

“Saya sehari-hari bekerja sebagai seorang petani di Sinjai, dan sudah sembilan tahun saya menetap di Sinjai bersama anak saya,” jelas Shafi.

Akibat dideportasi kembali ke asal negaranya, India. Shafi terlihat sedih harus meninggalkan keluarga yang menemaninya selama 9 tahun lamanya.

“Meski berat, saya harus meninggalkan anak dan istri saya. Saya pasti sangat merindukannya,” pungkas Shafi, sambil tertunduk lesuh.