Pemkot Optimis, Museum Habibie Hadir Di Parepare

Reporter :
Editor : Muh. Idris
BJ. Habibie saat melakukan pertemuan.
BJ. Habibie saat melakukan pertemuan.

Online24, Parepare — Pembangunan Museum Habibie yang sempat tertunda dibangun lantaran terkendala pengalihan aset bangunan milik BNI, akhirnya telah punya jalan keluar.

Pada 2018 mendatang, Pemerintah Kota Parepare optimis dapat mewujudkan icon Habibie tersebut di Kota Parepare. Hal ini diungkap Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setdako Parepare, Amarun Agung Hamka melalui WhatsApp, Rabu, (20/12/2017).

Hamka membeberkan hasil pertemuan Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe bersama Presiden ke 3 Prof BJ Habibie. Dalam pertemuan tersebut, juga hadir Direktur Utama (Dirut) BNI 46 Jakarta, Achmad Baiquni.

“Dirut BNI 46 sangat mendukung dengan adanya Museum BJ Habibie. Beliau bangga BNI 46 memiliki peran dalam pendirian museum BJ Habibie yang menjadi Tokoh International,” jelas Hamka, sapaan Kabag Humas ini.

Di hadapan Habibie dan Taufan Pawe, Dirut BNI 46 kata Hamka, menyatakan kesediaannya memproses segala sesuatunya berkaitan dengan pelepasan aset sesuai dengan aturan yang ada di Kementrian BUMN,” terangnya.

Museum Habibie ini akan menjadi kebanggan masyarakat Parepare untuk anak dan cucunya.

“Agar mereka tahu bahwa di Kota kita pernah lahir seorang tokoh yang diakui di dunia kegeniusannya,” paparnya.

Ini kata dia, dapat memotivasi generasi penerus dalam meningkatkan pendidikannya hingga ke level tertinggi.

“Dalam pertemuan itu, juga hadir Ibu Prof. Dr. Ilya Avianti yang dahulu komisioner OJK dan sekarang Komisaris PLN dan guru besar di UNPAD, ada juga Dr. Ir. Didit Ratam yang merupakan keponakan Bapak BJ Habibie, serta sejumlah petinggi BNI 46 Jakarta.