Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Wilayah Sultanbatara Menurun, Ini Penyebabnya

Editor : Muh. Idris
Kepala Bidang Data & Penggalian Potensi Perpajakan Kanwil DJP Sultanbatra, Sony Frans Abram, saat menjelaskan penyebab menurunnya tingkat kepatuhan pembayaran pajak.
Kepala Bidang Data & Penggalian Potensi Perpajakan Kanwil DJP Sultanbatra, Sony Frans Abram, saat menjelaskan penyebab menurunnya tingkat kepatuhan pembayaran pajak.

Online24,Makassar – Menjelang akhir tahun 2017, Direktorat Jenderal Pajak Wilayah Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara merilis sejumlah data mengenai kepatuhan wajib pajak selama 1 tahun terakhir.

Berdasarkan data yang dihimpun, tingkat kepatuhan wajib pajak selama 2017 mengalami penurunan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dari total 1,2 juta wajib pajak yang terdaftar di wilayah Sultanbatara, realisasi pembayaran wajib pajak hanya mencapai Rp 10,6 triliun hingga November tahun ini. Sementara dibandingkan tahun sebelumnya mencapai kurang lebih Rp 11 triliun.

Kepala Bidang Data & Penggalian Potensi Perpajakan Kanwil DJP Sultanbatra, Sony Frans Abram, menjelaskan bahwa salah satu penyebab menurunnya tingkat kepatuhan pembayaran pajak ialah kurangnya kesadaran wajib pajak dalam hal membantu Pemerintah merealisasikan angka Pajak setiap tahun.

“Salah satu faktor penyebab yang kita masih lihat hingga saat ini ialah kurangnya kesadaran akan kegunaan dan manfaat wajib pajak jika mereka taat membayar pajak,” ungkap Sony.

Meski demikian, Sony selaku Pelaksana Harian Kepala Kantor Wilayah DJP Sultanbatara mengaku optimis tingkat kepatuhan wajib pajak akan melebihi tahun sebelumnya, sebab masih ada waktu selama satu minggu terakhir sebelum menutup tahun 2017 ini, dimana wajib pajak diharapkan akan melakukan pembayaran pajak mereka.

“Kita optimis, makanya pada tanggal 30 desember nanti seluruh pegawai kantor pajak akan di lemburkan untuk melayani pembayaran wajib pajak,” tambahnya.(*)