Dakwaan Tidak Terbukti, Terdakwa Pungli SMAN 1 Makassar Bebas

Reporter :
Editor : Muh. Idris
Abdul Hajar saat menjalani persidangan kasus dugaan pungli penerimaan siswa baru SMAN 1 Makassar, tahun ajaran 2016/2017
Abdul Hajar saat menjalani persidangan kasus dugaan pungli penerimaan siswa baru SMAN 1 Makassar, tahun ajaran 2016/2017

Online24, Makassar – Mantan Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Makassar, Abdul Hajar, divonis bebas oleh majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Makassar, Kamis(21/12/2017).

Abdul Hajar merupakan terdakwa dalam kasus dugaan pungli penerimaan siswa baru tahun ajaran 2016/2017. Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Abdul Hajar dituntut hukuman penjara selama 1 tahun dan 6 bulan beserta denda sebesar Rp 50 juta (subsidair 1 bulan kurungan).

Namun status terdakwa tersebut gugur setelah majelis hakim yang diketuai oleh Rianto Adam Ponto memvonis bebas Abdul Hajar.

Majelis hakim menilai uang yang diterima melalui panitia dan bendahara SMAN 1 tersebut bukan diperuntukkan bagi Abdul Hajar.

“Terdakwa tidak pernah menerima dan mengelola uang tersebut karena para orang tua siswa dalam melakukan pendaftaran kembali, berhubungan dengan bendahara sekolah,” ujar majelis hakim di ruang sidang utama pengadilan Tipikor Makassar.

Dalam pembacaan vonis tersebut, majelis hakim mengatakan bahwa tidak ada satu pun bukti yang diajukan JPU yang dapat membuktikan adanya perbuatan terdakwa secara langsung dan tidak langsung dengan sengaja menerima hadiah.

“Menyatakan terdakwa tidak terbukti bersalah dan membebaskan terdakwa dari dakwaan jaksa penuntut Umum,” kata Hakim.

Majelis hakim juga memerintahkan kepada JPU untuk memulihkan hak-hak terdakwa.