Begini Cara Rayakan Tahun Baru Menurut Mahasiswa S2 Malang Ini

Editor : Muhammad Tohir

Online24,Enrekang -Tahun baru 2018 tinggal menghitung hari, beragam tanggapan muncul terkait perayaan pergantian tahun itu. Baharuddin warga kabupaten Enrekang mengaku tidak ada hal bermakna yang bisa dipetik dari tahun baru saat ini, bahkan kecenderungan perayaan tahun baru dirayakan dengan cara hura-hura dan Foya-foya saja.

“dengan merayakan tahun baru nuansa edukasinyapun tidak ada bahkan lebih mengarah pada tindakan demoralisasi melalui aktivitas berpestapora Ria”.Ujar Baharuddin yang juga Sekretaris LP2SM Enrekang. Jum’at (29/12/2017).

Sebagai insan yang berpikir dan beriman lanjutnya, seyogianya tahun baru itu dijadikan sebagai momentum untuk bermuhasabah diri serta merefleksikan perjalanan selama setahun lalu. Menimbang-nimbang kesalahan apa yang pernah di lakukan dan menyusun strategi untuk perbaikan sehingga bisa menjadi insan yang lebih baik dan bermanfaat bagi orang banyak. “Ada hadits yang berbunyi “Khairunnas Anfauhum Linnas” (Manusia terbaik adalah yang paling banyak manfaanya untuk orang lain)”. Kata Pria yang Juga Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammdiyah Malang Ini. (Herul Iman)