Trend Micro Temukan 36 Aplikasi Jahat di Google Play Curi Data Pengguna

Editor : Muh. Idris
Foto dari arenaLTE
Foto dari arenaLTE

Online24, Tokyo – Perusahaan perangkat lunak keamanan asal Jepang, Tren Micro, menemukan sebanyak 36 aplikasi Android yang ada di Google Playstore digunakan untuk mencuri data pengguna.

Mobile Threats Analyst Trend Micro, Lorin Wu mengatakan bahwa aplikasi keamanan tersebut sebenarnya mampu melaksanakan tugas sederhana.

Namun, tidak hanya mencuri data pengguna, aplikasi-aplikasi tersebut juga digunakan untuk menyebarkan intrusive ads di perangkat android.

“Diam-diam aplikasi tersebut justru mengumpulkan data pengguna, melacak lokasi pengguna, dan secara agresif menyebarkan intrusive ads,” kata Lorin, dikutip dari Softpedia, Jumat (5/1/2018).

Menurut Lorin, aplikasi tersebut bersifat tersembunyi dan hanya menampilkan pemberitahuan palsu agar pengguna dapat melakukan legitimasi pada aplikasi-aplikasi itu.

Selain itu, aplikasi tersebut juga akan menampilkan animasi pembersihan palsu tanpa proses yang sah dan berjalan secara background di sistem Android. Tujuannya untuk meyakinkan pengguna tentang efisiensi yang dilakukan aplikasi tersebut.

Dengan memborbardir perangkat melalui intrusive ads, aplikasi-aplikasi tersebut akan mengumpulkan data pengguna serta mengirimnya ke server mereka.

Sedangkan data yang dicuri diantaranya adalah ID perangkat, Mac Address, versi OS, merek dan model perangkat, lokasi pengguna, dan data aplikasi seperti data Facebook dan Instagram.

Bukan hanya itu, aplikasi itu juga mengumpulkan data-data sensitif seperti pesan singkat (SMS) pengguna, foto, dan data bank pengguna.(*?arsal)

Jangan Lewatkan Berita Terbaru lainnya
Ikuti Online24jam.com di social Media Kamu