Nokia 6 Edisi 2018 Resmi Meluncur, Segini Harganya

Reporter :
Editor : Lucky
Nokia 6 (foto: int/itechua.com)
Nokia 6 (foto: int/itechua.com)

Online24, Beijing – Pekan pertama tahun ini, HMD Global selaku pemegang merek Nokia resmi meluncurkan Nokia 6 edisi 2018. Peluncuran dilakukan dalam sebuah acara yang digelar di China, Jumat (5/1/2018).

Namanya memang sama dengan ponsel keluaran tahun 2017 lalu, tapi ada beberapa perbedaan.

Dibandingkan dengan seri sebelumnya, Nokia 6 2018 hadir dengan fitur OZO audio recording, sebuah teknologi audio yang mendukung kemampuan dan menangkap audio 3D atau sekitar 360 derajat. Selain itu ada USB-C, jack audio 3,5 mm, Bluetooth 5.0, LTE, dan WiFi.

Perbedaan lainnya dari segi fisik, di mana Nokia 6 edisi 2018 tidak hadir dengan tombol fisik Home seperti model sebelumnya. Oleh karena itu, sensor sidik jari ditempatkan ke bodi belakang smartphone.

Nokia 6 2018 ini hadir dengan pembaruan prosesor. Sebelumnya Nokia 6 dibekali prosesor Snapdragon 430, namun Nokia 6 edisi 2018 ditenagai prosesor Qualcomm Snapdragon 630 yang memiliki kecepatan hingga 2.2GHz, prosesor yang banyak dipakai smartphone papan tengah.

Layarnya punya bentangan 5,5 inch dengan aspek rasio 16:9 dan resolusi 1.920 x 1.080 pixel. HMD Global melapisinya dengan kaca Gorilla Glass 3 dengan pinggiran 2,5D.

Tersemat pula RAM 4 GB dan baterai berkapasitas 3.000 mAh. Baterai ini membawa fitur fast charging, di mana butuh 30 menit untuk mengisi 50 persen.

Nokia 6 punya kamera belakang 16 MP yang dilengkapi Dual LED. Sementara kamera depannya berukuran 8 MP dengan sudut pandang 84 derajat.

Di China, Nokia 6 (2018) dibanderol sama dengan pendahulunya, yakni 1.699 yuan (Rp 3,6 juta) unutk versi dengan storage 64 GB. Varian 32 GB dihargai 1.499 yuan (Rp 3,1 juta). Belum diketahui apakah Nokia 6 (2018) bakal dipasarkan di luar China atau tidak.

Nokia 6 versi 2018 hadir dalam dua varian penyimpanan. Untuk versi 32 GB dilepas seharga 1.499 yuan atau sekitar Rp 3 juta. Sementara varian 64 GB dibanderol 1.699 yuan atau sekitar Rp 3,5 juta.

Kedua ponsel ini mulai dijual 10 Januari mendatang. Sayangnya, untuk saat ini, smartphone tersebut hanya tersedia ekslusif di Tiongkok.

Saat dirilis, ponsel ini masih menjalankan Android Nougat. Tapi HMD menjanjikan akan segera mendapatkan Android Oreo.(*)