Ketika Harga Makanan Pokok Melonjak

Reporter :
Editor : Lucky
Pedagang beras di Pasar Pa'baeng-baeng, Makassar
Pedagang beras di Pasar Pa'baeng-baeng, Makassar

Online24, Makassar – Melonjaknya harga beras sebulan terakhir ini membuat ibu-ibu rumah tangga kelimpungan. Bagaimana tidak, mereka harus mengalokasikan anggaran ekstra demi bisa membeli makanan pokok orang Indonesia tersebut.

Salah satunya adalah Lina. Ibu dua ini mengaku bebannya bertambah berat karena harga beras naik. Apalagi di rumahnya, selain kedua anaknya, ada juga orang tuanya dan satu orang keponakanya.

“Kalau dibilang berat, ya pastinya cukup berat ya. Terasalah pastinya. Biasanya beras yang kualitas cukup bagus kita bisa dapat dengan harga Rp 8.000-8.500 per kilogram, sekarang dengan harga seperti itu cuma bisa mendapat beras dengan kualitas yang kurang bagus,” ujarnya saat tengah berbelanja di Pasar Pa’baeng-baeng, Jumat (12/1/2018).

Keluhan yang sama dirasakan oleh Hasna. Ia merasa kenaikan beras sejak bulan akhir Desember 2017 tersebut cukup membuatnya kesulitan.

Pedagang makanan di sekitar Jalan Cendrawasih tersebut mengaku harus memutar otak agar dia tetap mendapat keuntungan meski harga beras naik.

Naiknya harga beras tersebut tak hanya dikeluhkan oleh pedagang dan ibu rumah tangga. Melainkan juga pedagang beras eceran.

Salah satu pedagang beras di pasar Pa’baeng-baeng, Murni, mengaku pelanggan nya banyak yang mengeluh karena harga beras yang naik sampai dengan Rp 1.000 ler liter.(*)